Ku disini tersenyum
menatap wajahmu dalam bingkai potret biru

Kumainkan kata
kurangkai syair menulis di atas lembar warna warni

Memutar lagu untukku
dari suara hati jiwamu.

Nada hatimu bernyanyi do re mi fa so la si do untukku..
cintamu harmonis bagai lantunan chord tuts keyboardmu.

Sayang aku …
Kubernyanyi disini tanpa gitarmu
Kuberjalan tanpa genggaman tanganmu
Kutertawa tanpa candamu

Kuhanya bahagia dengan semua khayalanku, kalau kau ada disini menemani ceria hariku.
Tanpa bisa kupeluk erat tubuhmu
tanpa bisa kutatap matamu yang hangat menatapku
tanpa bisa kusentuh wajahmu dengan jari mungilku

Kutau kau disana memperjuangkan aku dan cita-cita kita..
kutau disana kau pun rindu aku..

Tenanglah hai jiwaku..
Kau adalah aku
dan aku adalah kau
Kita tak pernah sendiri..
karna kau adalah aku dan aku adalah kau.

—————————-

Mentari tak secerah pagi kemarin saat kau di kota ini ..

Bintang pun mengumpat di balik awan saat malamku tak bersamamu..

sejauh mataku memandang..
tak kutemukan wajahmu yang kemarin selalu tersenyum dihadapanku..

Deringan ponselmu bergetar diatas meja
tanpa kau hiraukan itu aku..

Sapaku dalam dindingmu tak kau balas..
dan ku menunggu disini penuh tanya..

aku disini rindu kau setiap kubernafas..
tak hanya diakhir pekan, lalu selesai di dua jam kemudian.

Tak cukup bagiku melihatmu hanya dilayar..
cepatlah pulang sayang, ku tak sanggup sendiri disini tanpamu..
jika kau disini ku akan berlari dan melompat memelukmu..
dua tahun ku harus setia menantimu.

Harapku kau langsung meminangku dan ku ikut ke kotamu..
karna ku tak mampu sendiri.

——————————–

Aku pasti pulang

Jiwaku menari tanpa laguku yang bersimfoni tanpa tenorku.

Aku disini pun merindukan gelak tawa dan altomu..

Senyummu yang menusuk hatiku.
Ku ingin cepat pulang untuk memelukmu..

Masih kuingat pelukanmu yang berat melepasku..menarik lenganku..tak melepasku pergi..menatapku nanar tanpa mengucap kata perpisahan.

Semua kurekam dalam ingatan ini, sayang…
Semua kukunci dihatiku..
Hanya untukmu aku disini..
Melompat lebih tinggi untuk memetik bintang.
Bahkan kucuri mentari timur dari barat, hanya untuk kau sayangku..

Kuberjanji ..
aku pasti pulang
dan kubawa cita-cita cinta kita hanya untukmu dan masa depan kita.

Berdoa lah sayang..
Doakan aku baik-baik disini..
Panggil aku kalau kau merasa sepi.
Pandangi terus potret biru kalau itu bisa menemani malammu..
Menulislah tentang apa yang kau rasa disana..
Disini aku selalu merasa bersamamu.
Karena rindumu sangat terasa dijantungku.

Ingat sayang?
Sore itu kala kita berduet di atas dua roda menyanyikan lagu kita..
Disitu sudah terukir dihatiku..
bahwa aku adalah kau
dan kau adalah aku.
Itu mengapa aku tak pernah merasa sendiri.

aku menulis ini dengan imajinasiku. bercermin dengan masa yang akan datang. ketika kau harus meninggalkan aku untuk sementara waktu. masa dimana aku akan menunggumu dengan kerinduan. aku akan setia sayang.. aku akan mendukungmu. karna kalau bukan aku siapa lagi?

baca ini setiap kali cobaan itu datang menguji hati kita.

aku tetap disini.😉

–penuh cinta & rindu dariku–