surat untuk kekasih…

40 Komentar

Hujan datang lagi sayang..
menyapaku dipagi hari..
hari ini mentari menyimpan senyum manisnya dan membiarkan hujan melompat-lompat disuiterku..
semua kembang bernyanyi senang diiringi musik sang rumput yang bergemericik dan dentuman bass sang pohon..

pagi ini milik mereka..
burung enggan terbang..
mereka hanya berkicau di sarang..
menolong ayam jantan berkokok menyambut pagi..
tampaknya mereka malas untuk bersay hello pada mentari yang pemalu..

jam segini..jam 07.45
aku masih duduk manis di metromini menuju cempaka mas.
sama seperti ayam dan burung, aku rasanya betah untuk mendengkur dibawah selimut merah mawar..alhasil aku kesiangan!!

tak ada copet pagi ini..
mungkin mata mereka masih terpejam.
atau mungkin saja mereka sudah puas karna semalam berhasil merampok sebuah rumah. dan yang lebih membahagiakan kalau mereka sudah didalam sel karena diciduk polisi..
hahaaaaa…
tapi polisi juga copet. uupppsss bukan!!
lebih tepatnya bajak darat.
lihat saja man behind the brown uniform itu di perempatan lampu merah…..
ckckckkkkkkk……mencoreng citra!!!
korbannya juga bandel!
hmmppp…dunia sekarang.
ada-ada saja!!

jam 8 tepat.
aku masih berdiri di pintu halte busway menunggu jemputan abu-abu itu datang menuju kali deres. lama sayang…
aku yakin pasti telat.
sepertinya aku harus pasrah. mengalah pada hujan. dia jagoan pagi ini.
dan supir busway pun sepertinya juga malas menyetir trayek jauh, pulogadung-kalideres.
mereka mungkin ngantuk dan lemas karena hujan, jadi memilih aman untuk ambil jarak hanya sampai harmoni.

oia…
apa kabar pagimu sayang??
daritadi aku sibuk bercreita.
yaa..karena aku tau kau pasti sedang jaga pagi atau masih briefing bersama dokter-doktermu. atau pilihan ketiga kamu sedang belajar keras meriview semua ilmumu..
aku percaya jadwalmu selalu itu tiap harinya. dan aku lega kau sehat dan setia. yang lebih menghiburku karena kau yakin aku setia menunggumu.
terima aksih sayang…
apapun itu dan siapaun itu tak penting buatku..
yang terpenting buatku adalah kau pulang dengan gelarmu lalu kau meminangku dan kita membangun bahtera kasih yang sudah tak sabar kita miliki.

sayang tau kah kau??
blog yang kau buat untukku kini dikunjungi banyak pembaca.
aku jadi semakin giat menulis..
sepertinya surat-suratku untukmu cerminan hati semua gadis yang tengah setia menjalin hubungan jarak jauh dengan adamnya di sebrang sana.
aku senang karena aku tak sendiri disini..
akami seakan punya kedekatan atas rindu yang sama.
kami seakan mengerti bagaimana harus berkeluhkesah dan akhienya tertawa bersama lewat tulisan-tulisan rindu serindu-rindunya.
kala kami harus saling mengautkan kala diantara kami sampir menyerah dengan kesendiriannya.
kami tau ini sangat sulit, tapi kami tidak pernah berhenti berjuang untuk saling mengingatkan menjadi pacar setia untuk kebersamaan yang abadi.
karna kami yakin, kalian yang meninggalkan kami untuk sementara ini pasti seallu berdoa dan menyebut nama kami, memohon kepada Yang Maha Kasih untuk tetap sabar dan tersenyum merekah saat kalian pulang.

sayang..
aku masih di transjakarta.
padahal sudah jam 08.30 dan seharusnya aku sudah duduk berhadapan dengan komputerku.
komputer yang kemarin menjadi mediaku.
untuk membalassemua emoticons lucu yang menggemaskan darimu. komputer yang kemarin aku gunakan untuk memainkan fb mu. sekarang pun masih itu sayang..masih komputer yang sama. masih hal yang sama yan aku tulis. klickmouse. yang kini jadi media rindu gadis-gadis LDR..

Kapan kau tidak sibuk sayang??

Ketika kesempatan itu ada, aku yakin aku sedang membaca tulisan ini.

Rinduku padamu.

Dan saat kau membaca tulisan ini aku akan mengatakan kalau aku sangat riindu padamu. Sangat rindu…sangat rindu…sangat rinduuuuuuuuuuuuuu…aku rindu sayang…sangat…………..muaaacchhhh…muuuuaaaccchhh……menarilah dan terus tertawa sayang…..katakanlah kalau kau juga rindu padaku….aku bisa mendengarnya di sini…bahkan jantungku langsung berdetak ketika kau mengatakan itu sepenuh hatimu..dan pada saat itu aku tau kalau kau sudah membaca tulisanku ini.

dan bersyukurlah sayang karena anugerah kekuatan cinta masih dihati kita sampai detik ini dan masih penuh pengharapan sampai selamanya. kalau aku, aku yakin setia menantimu di sini. tak perlu kau ragukan aku…..

sayang…

aku hampir sampai di harmoni.

sekalipun sudah di jam 09.45

aku mengetik ini di samsung biruku..

menemani perjalanan panjang dan lama ini.

sayang…

aku tau kau tak punya banyak waktu untuk membaca hiburan. ini hanya sekedar refreshing lalu kau kembali mengambil diktatmu. setidaknya kau sangat terhibur membaca suara hatiku dan otak doktermu kembali segar ;)

kembalilah b eljar sayang…

jangan khawatirkan aku.

aku aman bersama keluarga dan perjuangan kita.

sssttt…keep praying ;)

aku yang merindukan tenormu menyanyi di sini..loveyousomuch—

sekotak coklat – stroberi..

23 Komentar

kuambil sekotak coklat stroberi dan kubuka pita oranye yang tersimpul diatasnya..
sekejap kuteringat senyummu yang berseri-seri saat kotak hijau ini kau letakkan diatas kedua telapak tanganku.
aku pun tersenyum mengenang saat itu.
kubiarkan semua memori itu berputar dikepalaku layaknya roll film yang sedang bermain menjadi sebuah memmorize movie in a most missing brain…

aku..
menjemput sebutir coklat bulat dengan messes warna-warni, dengan kedua jariku..ibu jari dan telunjuk..
katamu saat itu, “tau ga yang?? buat aku coklat bulat ini pipi tembem aku yang suka kamu cubit-cubitin pake telunjuk dan jempol kamu.messes ini warna-warni kutek kamu.” aku pun berseri-seri dan mencubit pipi tembemnya. gelak kami pun mulai berkicau.

Kusentuh butir coklat kedua berbentuk hati yang dilapisi cream berwarna putih.
“nah..kalo ini hati aku yang selalu manis untuk kamu miliki dan cream putih itu tanda kalau aku ga hanya sayang sama kamu, tapi aku mengasihimu tulus.” ia pun bernyanyi dengan tenornya yang merdu **cinta suci hanyalah untukmu…dengarlah kasih kaulah dambaanku**.
senyumku pun terlukis lagi di wajahku. pastinya dengan mata berbinar-binar.

Kupejamkan mataku sesaat. Dan saat itu aku seperti melihat dia diwajahku. tersenyum dan membelai rambutku. mengangkat daguku dan mengatakan “tunggu aku sayang, secepatnya aku pulang”. aku seperti dikuatkan. dan aku pun mengangguk. tetesan air mata menggumpal dipelipis mataku. ketika dia hilang aku pun membuka mataku dan menyeka air mata.

sekarang butir coklat yang ketiga. sekotak coklat dengan toping titik-titik senyum.
“kalo ini apa yang?”

dia pun menatapku lama.

bibirnya bergetar seperti tertahan untuk mengatakan sesuatu

aku seperti tau apa yang akan dikatakan.

jemarinya meraih kepalaku kepelukannya. aku hanya diam. sepertinya aku ingin juga menangis. aku tau apa yang ia rasakan. irama jantungnya terdengar jelas ditelingaku. ia pun melepas ingatanku dan menggenggam tanganku yang masih memangku kotak coklat.

“itu artinya. seluas apapun kotak itu ia tetap memiliki batasan sudut. aku akan berangkat, sayang. secepatnya.. aku akan pendidikan. dan untuk beberapa waktu aku akan meninggalkanmu sendiri di kota ini. kita tidak bisa terus bersama dalam empat tahun seperti hari ini, kemarin…

mungkin kau akan rindu memelukku dimalam hari..

mungkin tak ada lagi tempat kau bermanja dan mengeluh ingin digendong..

mungkin tak ada lagi tempat kau memukul-mukul saat kau tertawa..

mungkin tak ada lagi yang kau tarik kerah bajunya untuk kau mengelap minyak gorengan yang menempel di bibirmu..

tapi kau harus tau..aku hanya sebentar. dan itu untuk kamu sayang..untuk masa depan kita. untuk rumah pohon. untuk gazebo bahtera. untuk ruang makan yang penuh candagembira. untuk kamar tidur yang hangat tempat kita melempar-lempar bantal. untuk kamu..untuk aku..untuk tempat kau menarik selimutmu dan bersandar didadaku selamanya setiap malam.

kalau kotak itu.

kotak itu luas..tapi punya sudut disetiap sisinya.dengan wajah smile yang menghiasi gelapnya coklat.

artikan dia seperti ini..

kotak luas artinya jarak antara kamu dan aku nanti.

tapi punya sudut yang menghubungkan garisnya..artinya disetiap jarak yang terbentang ada cinta yang menyatukan kita. ada cinta kamu ada cinta aku..

dan senyum itu…artinya ada senyum kebahagiaan yang melingkupi kerinduan kita baik nanti ketika aku disana maupun dimasadepan saat kita bersama untuk selamanya.

dan coklat ini..gelap warna itu kejujuran hati karna kita merasa sepi dan sendiri tapi yakinlah sayang coklat itu manis rasanya kesepian dan kesenderian kita itu akan terasa nikmat kala kita setia dan penuh pengharapan dan sangat manis rasanya kala kita berhasil berjuang diujungnya nanti. kalau kau terasa pahit di coklat yang kau kulum..itu fakta kalau suatu saat ada kesibukan yang membelit kita. dan disitulah hati kita diuji apakah kita kuat untuk saling mengasihi atau kalah dan kita berpaling. aku ingin kau menjadi wanita tangguh yang membuat aku menjadi seorang pria hebat. karena hanya kau yang bisa membuat jantungku berdetak lebih lamban dan sangat kencang.

sayang, aku mengasihimu..

lebih dari kau mengasihiku..

aku mencintaimu..

seperti matahari  menyinari siangmu dan bulan menemani malammu..

kalau bulan itu tak kelihatan..berarti aku sedang fokus belajar.

tapi matahari selalu ada bukan??

setiap helaku bernafas pasti ada rindu yang tertulis di benak dan hatiku..dan itu namamu..Engrith Shanta Novandi Panjaitan.”

seketika itu ia mengeluarkan gelang bertuliskan namaku. dan ia sematkan di pergelangan tanganku.

aku menangis haru.

ia memelukku lagi sambil merapikan rambutku.

aku teringat itu di atas kasur tempat aku pernah dirawatnya ketika aku harus lemah terbaring sakit.

dertderttt….

ponselku bergetar..

—tenorimissyou..—

“sayang..”

“sayang..pasti kamu lagi kangenin aku yaa???”

air mataku jatuh lagi. mengangguk. tak mampu  bersuara.

“Kau adalah aku dan aku adalah kau”

8 Komentar

Ku disini tersenyum
menatap wajahmu dalam bingkai potret biru

Kumainkan kata
kurangkai syair menulis di atas lembar warna warni

Memutar lagu untukku
dari suara hati jiwamu.

Nada hatimu bernyanyi do re mi fa so la si do untukku..
cintamu harmonis bagai lantunan chord tuts keyboardmu.

Sayang aku …
Kubernyanyi disini tanpa gitarmu
Kuberjalan tanpa genggaman tanganmu
Kutertawa tanpa candamu

Kuhanya bahagia dengan semua khayalanku, kalau kau ada disini menemani ceria hariku.
Tanpa bisa kupeluk erat tubuhmu
tanpa bisa kutatap matamu yang hangat menatapku
tanpa bisa kusentuh wajahmu dengan jari mungilku

Kutau kau disana memperjuangkan aku dan cita-cita kita..
kutau disana kau pun rindu aku..

Tenanglah hai jiwaku..
Kau adalah aku
dan aku adalah kau
Kita tak pernah sendiri..
karna kau adalah aku dan aku adalah kau.

—————————-

Mentari tak secerah pagi kemarin saat kau di kota ini ..

Bintang pun mengumpat di balik awan saat malamku tak bersamamu..

sejauh mataku memandang..
tak kutemukan wajahmu yang kemarin selalu tersenyum dihadapanku..

Deringan ponselmu bergetar diatas meja
tanpa kau hiraukan itu aku..

Sapaku dalam dindingmu tak kau balas..
dan ku menunggu disini penuh tanya..

aku disini rindu kau setiap kubernafas..
tak hanya diakhir pekan, lalu selesai di dua jam kemudian.

Tak cukup bagiku melihatmu hanya dilayar..
cepatlah pulang sayang, ku tak sanggup sendiri disini tanpamu..
jika kau disini ku akan berlari dan melompat memelukmu..
dua tahun ku harus setia menantimu.

Harapku kau langsung meminangku dan ku ikut ke kotamu..
karna ku tak mampu sendiri.

——————————–

Aku pasti pulang

Jiwaku menari tanpa laguku yang bersimfoni tanpa tenorku.

Aku disini pun merindukan gelak tawa dan altomu..

Senyummu yang menusuk hatiku.
Ku ingin cepat pulang untuk memelukmu..

Masih kuingat pelukanmu yang berat melepasku..menarik lenganku..tak melepasku pergi..menatapku nanar tanpa mengucap kata perpisahan.

Semua kurekam dalam ingatan ini, sayang…
Semua kukunci dihatiku..
Hanya untukmu aku disini..
Melompat lebih tinggi untuk memetik bintang.
Bahkan kucuri mentari timur dari barat, hanya untuk kau sayangku..

Kuberjanji ..
aku pasti pulang
dan kubawa cita-cita cinta kita hanya untukmu dan masa depan kita.

Berdoa lah sayang..
Doakan aku baik-baik disini..
Panggil aku kalau kau merasa sepi.
Pandangi terus potret biru kalau itu bisa menemani malammu..
Menulislah tentang apa yang kau rasa disana..
Disini aku selalu merasa bersamamu.
Karena rindumu sangat terasa dijantungku.

Ingat sayang?
Sore itu kala kita berduet di atas dua roda menyanyikan lagu kita..
Disitu sudah terukir dihatiku..
bahwa aku adalah kau
dan kau adalah aku.
Itu mengapa aku tak pernah merasa sendiri.

aku menulis ini dengan imajinasiku. bercermin dengan masa yang akan datang. ketika kau harus meninggalkan aku untuk sementara waktu. masa dimana aku akan menunggumu dengan kerinduan. aku akan setia sayang.. aku akan mendukungmu. karna kalau bukan aku siapa lagi?

baca ini setiap kali cobaan itu datang menguji hati kita.

aku tetap disini. ;)

–penuh cinta & rindu dariku–


Celebrating 1 Million mobile users: WordPress for Nokia! (via WordPress.com News)

Tinggalkan komentar

great

Celebrating 1 Million mobile users: WordPress for Nokia! It’s been a crazy few years for WordPress’s mobile projects. In 2008 we launched the first version of the WordPress app so you could blog on the go with your shiny first-generation iPhone. Since then, we’ve added other platforms as well, including BlackBerry and Android. Today we’re thrilled to announce that we’ve expanded our mobile services to Nokia smart phones, too! And this news couldn’t come at a more exciting time for us: We just passed 1 … Read More

via WordPress.com News

lirik hati. dikutib dari facebook..

3 Komentar

sayang aku cepet sembuh yaaa…
maaf ya yang gara2 aku kita ujan2an truss…
it means i am stronger than u, right??

October 15 at 1:29pm via Eyesores · · · · Reply

    • Melchisedek Marbun Yeahhh… You are stonger than me coz you’ve absorbed my power heheh!!

      October 15 at 2:39pm ·
    • Engrith Shanta Novandi Panjaitan jjiaaahhh..not it beib.
      coz u made a false last night before when u’re loving with Miss D.
      haha…

      October 15 at 2:40pm ·
    • Melchisedek Marbun hueeeeeeeeeeeeeeeekkkkkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!! Ngedrop lg deh aku jdnya,,, Gubrakkkkkkkkkkk………….

      October 15 at 2:42pm ·
    • Engrith Shanta Novandi Panjaitan hahahaaa…….hueekk2 sentil dulu agghhh!!!
      hahaa………jangan drop dong..
      bangun..apa mau dibangunin?? jauuhhh…

      October 15 at 2:43pm ·
    • Melchisedek Marbun Hmmmm…….

      October 15 at 2:48pm ·
    • Engrith Shanta Novandi Panjaitan apa hmmm???
      blleee….TenorOchTenor…

      October 15 at 2:48pm ·
    • Melchisedek Marbun Ngehhhhhhhhhhhhhh,,,,,,,,,,,,,, NiceEngrithNice 2x

      October 15 at 3:04pm ·
    • Melchisedek Marbun wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwwwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwwk………………..

      October 15 at 3:12pm ·
    • Engrith Shanta Novandi Panjaitan TOLONG DI PRIVATE WALL KITA INI YANG..
      IMAGE KITA TERNODAI NANTII

      October 15 at 3:13pm ·
    • Melchisedek Marbun Uaudah hapus aja yg itu,,,

      October 15 at 3:14pm ·
    • Ade Sinaga Kemesraan ini janganlah cepet berlalu….

      October 15 at 3:52pm ·
    • Engrith Shanta Novandi Panjaitan hahahahaa..mantabp memmoo..

      “kemesraan ini biar kukenang selalu” pake suara alto..

      October 15 at 3:54pm ·
    • Melchisedek Marbun Hatiku damai bila ku ada disampingmu… Hatiku damaiiiii ,, jiwaku tentram bersamamu… :)

      October 15 at 3:56pm ·
    • Ade Sinaga Hatiku Damai, Jiwaku…. dst (Pake suara Sopran satu 9 Oktaf,, hahahaha “ito melky pasti geleng2 ngebayangin Sopran gw 9 Oktaf)… Gubraaaaakkkkkkkkk……………

      October 15 at 3:57pm ·
    • Engrith Shanta Novandi Panjaitan

      Suatu hari
      Dikala kita duduk ditepi pantai
      Dan memandang
      Ombak dilautan yang kian menepi

      …Burung camar
      Terbang bermain diderunya air
      Suara alam ini
      Hangatkan jiwa kita

      Sementara
      Sinar surya perlahan mulai tenggelam
      Suara gitarmu
      Mengalunkan melodi tentang cinta

      Ada hati
      Membara erat bersatu
      Getar seluruh jiwa
      Tercurah saat itu

      Kemesraan ini
      Janganlah cepat berlalu
      Kemesraan ini
      Ingin kukenang selalu

      Hatiku damai
      Jiwaku tentram disampingmu
      Hatiku damai
      Jiwaku tentram bersamamu

      BersamamuSee More

      October 15 at 3:58pm ·
    • Melchisedek Marbun wkwkwkwkw… Klo beneran bisa.. Gw mundur jadi Pelatih Vokal kalian.. :)

      October 15 at 3:59pm ·

http://klickmouse.wordpress.com/2010/11/04/pino-in-deep-story/

sayang ini cerpen terbarunyaa…
edisi bersambung…

klickmouse.wordpress.com

Dengan kaos Bali gombrong warna putih dan celana pendek robek-robeknya Pino duduk ngedemprak di teras kosan yang masih berserakan daun-daun pohon jambu. Maklum kosan cowo, ga pernah rapi! Kecuali kalo ibu kosan dateng nagih uang sewa baru kebirit-birit ngebersihin semua yang kotor termasuk nyuci kam

Yesterday at 3:43pm · · · · Share

    •  

      Diana Fitri Herliani aduuuhhhhh…pusing gw….
      dimana-mana ada tulisan lo…..hehehehehe 

      Yesterday at 3:51pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan hahaaa……belum bisa jadi reporter sesuai studi 4 tahun itu..
      yaghhh…kita menulis nulis dulu lah kawand… 

      Yesterday at 3:53pm ·
    •  

      Diana Fitri Herliani hahahahaha…itu sebenernya ucapan salute gw ke lo enggg…..hehehe… 

      Yesterday at 4:00pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan HAHAAA……gw tau lo koq die.. 

      thats why i am so loyal be your friend, honey….

      Yesterday at 4:06pm ·
    •  

      Diana Fitri Herliani ooooowwwwhhhhh……i’m very grateful to u beibbhhh…u’re such a good friend..more i think..”best friend” is the best word….heheheh…. 

      Yesterday at 4:16pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun that’s my sweet girl Dee.. She is so wonderful, isn’t she??? :) 

      Yesterday at 4:16pm ·
    •  

      Diana Fitri Herliani yes…she is….that’s why u love her right!!!!hehehehehe…. 

      Yesterday at 4:17pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan 

      oogghhh diiiiee..thank.zz.. 

      oogghhh my heart..mauliatee..

      hehe…egh kita sok bule baget yaaa???

      bagaimana jeung dgn skripsimu??
      sudah sidangkah??See More

      Yesterday at 5:08pm ·
    •  

      Diana Fitri Herliani lah…emang dari dulu kan gw cinta laura…hahahahah…masa lupa
      belom niy…tau dah gemana nasib gw…hahahahahah 

      Yesterday at 5:13pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan 

      hahaa…..ia dii..gw ga lupa koqq… 

      makanya gw komentar lagi..

      haha…MISS AAMERICA ;)

      u’re english is so good ;)

      berdoa aja dii..
      yg penting lo kan dagh berusaha ;)See More

      23 hours ago ·

belajar yang bener ya calon dokter Melchisedek Marbun . Jaga kesehatan dan sebut aku selalu dalam doamu. Love you..God bless us

Yesterday at 1:47pm · Friends Only · ·

    •  

      Ipeh Poy love you 2 

      Yesterday at 1:49pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun Iya sayank.. Kamu selalu ada di hati aku dan membuat aku tetap semangat dalam studyku.. Wlpn semakin lama semakin sulit rasanya ,, tp aku yakin kamu akan selalu ada menghiburku.. :) 

      Yesterday at 1:50pm · · 1 personLoading…
    •  

      Ipeh Poy Sepasang kekasih lagi gombal2an 

      Yesterday at 1:53pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun ‎@Noel : Thx buat jempolnya ya komandan!!! hehehe 

      Yesterday at 1:55pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan 

      ‎@mba sari……………hahaa…………jadi maluu ^,^ 

      @b’melki:ia yang semangat biar kelar kuliahnya…’
      aku pasti ada ko..semakin sulit pelajaran kamu semakin banyak foto-foto aku yang harus kamu simpen..supaya distiap halaman buku kamu k…amu selipin foto aku..jadi belajarnya gampang nangkep ;)
      **((loelebay)))**See More

      Yesterday at 1:55pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun hahaa… Iya bener juga tuh yank..!! Klo bisa photo2 kamu yg lagi melotot atau lagi muka marah/jutek.. Biar klo aku lagi ngantuk jadi ga berani tidur karena udah ngeliat photo kamu yg lagi melototin aku biar ga ngantuk heheheheh… :) ;) 

      Yesterday at 1:59pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan ia….ntar aku juga mo foto pake sapulidi aghh..
      biar pas kamu uda ngangguk2 ga tahan lagi mau tidur bisa kaget liat foto ini..taronya dihalaman belakang..kan biasanya uda dihalaman belakang tuu momen2 jenuh n ngantuk. 

      Yesterday at 2:03pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun wkwkwkwk.. Iya.. iya… Biar belajarnya jdi maksimal bgt aku nya yak… hehehe!! Love u lah hasianku.. :) 

      Yesterday at 2:12pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan 

      iaaa..biar dokternya manjur..
      biar dokternya pinter
      biar tangannya dingin..
      biar otaknya encer, cerah, dan sehat,
      biar lidahnya berhikmat pas konsulenin pasien..
      …biar parasnya bersahaja dan disenangi pasien. 

      biar ada rejeki untuk dapet beasiswa s2
      ;)See More

      Yesterday at 2:18pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun Amin.. Amin… Amin… 100 x… :) 

      Yesterday at 2:19pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan hehee..no words to say…
      that all are our pray in future. 

      not only for me..
      for voice n miguel, also :)

      Yesterday at 2:21pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun yes sweetheart,, For all of our dreams.. Hope that God will make away for our life.. :) 

      Yesterday at 2:23pm · · 1 person

Engrith Shanta Novandi Panjaitan Melchisedek Marbun tebak dmn ini yang??

megapolitan.kompas.com
Genangan yang terjadi setiap kali hujan turun di Jakarta diperkirakan masih akan berlangsung hingga tahun 2011.
October 26 at 12:52pm Friends Only · · · · Share
    •  

      Melchisedek Marbun hahahah… Ya didaerah kampus aku lah yank.. da langganan tuh.. 

      October 26 at 4:18pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan hahaaa…identik sm mobil jepang tulisan 45 nya tuu yang..sm terowongannyaa..haha… 

      October 26 at 4:19pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun iya…
      Inget ga kita prnah naik itu dari blok M dulu.. Trs perjalanan kita dinyanyiin pengamen yg bagus bgt suaranya seakan menjadi pengiring perjalanan malam kita menuju UKI??? 

      October 26 at 4:22pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan ia inget..yg kita nunggu 89 gada akhirnya kita naik itu…
      udah jam 9 malem..
      yg pengamennya bilang “semoga langgeng ya” mereka nyanyi tapi ngeliatin kita dan senyum terus kan?? 

      October 26 at 4:24pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun hahahaha… iya..!!! Jadi kangen ya suasana klo kita jalan2 harus naik bus kemana2.. Coba yuk sekali2 kita jalan jngn pake motor??? heheheh.. 

      October 26 at 4:25pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan ayo yang…kembali berbis ria…43 ke priok..45dr blok M..89 dr belokan ke smanggi ..p6..kan aku kalo naik p6 inget kita kalo dr TA dulu…hehe….ditemenin pengamen merdu n fals..sambil nyender dibahu abang.. 

      October 26 at 4:35pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun hehhehe… Iya.. Love that moment so much…!! 

      October 26 at 4:40pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan miss that momment so much for me..
      humble couple with flowering smile…
      wish..we always like that from yesterdat today until last end of our life. 

      October 26 at 4:48pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun Like this sayank… :) 

      October 26 at 4:50pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan love u beib.. 

      October 26 at 4:51pm ·

Engrith Shanta Novandi Panjaitan mengagumi Melchisedek Marbun dan mengasihinya.

October 26 at 4:17pm Friends Only · · ·

  •  

    Ade Sinaga likes this.
    •  

      Melchisedek Marbun Aku juga mencintai dan menyayangi kamu ayank.. My hubby.. hehehe!! 

      October 26 at 4:19pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan makasii ya sayang..buat semuanya..
      ajar aku untuk jadi gadismu yg lebih dewasa dan berhikmat seperti gadis2 dengan pelitanya ;) 

      October 26 at 4:22pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun Of course sweetheart… I am your man,, and you are my girl.. Forever and ever.. :) 

      October 26 at 4:24pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan neverlastingfortenorandaltoheart..our love always singing in our heart mind and soul..and u always singing in me..and me always dancing in your hearing.. 

      October 26 at 4:32pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun Dancing???? hahahaha…. I love your dancing style.. Better than “STEP UP” :) 

      October 26 at 4:34pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan haha..of course…!!
      aku kan bisa patah2 gitu karna dulu eksul break dance and anak paskiib yang,.. 

      lincah banget kan yang?
      kalah dancernya agnes monica

      October 26 at 4:36pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun Ya jelaslah …. (titik2nya isi sendiri) heheheh… Pacar aku gitu… :) 

      October 26 at 4:38pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan huaaaaaaaaaaaaaa….pasti ngeledek niiiiiiiiiiiiiii..awas ntar aku cubittttttttttttt…keriting jerawatan…awas yaaa…. 

      pacar kamu gitu lho..mempesona dan mencintaimu pastinya!

      October 26 at 4:46pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun owhhhh…so sweet!! :) 

      October 26 at 4:48pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan makasie sayang..aku memang manis sama kaya kamu manis rasa coklat vanila… 

      October 26 at 4:50pm ·
    •  

      Nike Tarihoran Trez woi ka santa ma bgg melchi bikin MUPENG aja neh hohohoho 

      October 26 at 5:12pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan hoho…..makanyyaa berlabuh di satu hati aja sayang..jangan nakal nakal lagi..ok ibu pendeta?? 

      October 26 at 5:17pm ·
    •  

      Nike Tarihoran Trez emang siapa yg berlabu ke daerah lain kaka hehe ada2 aja neh hu 

      October 26 at 5:19pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan update statusmu….curhatan cowo teruss…yg bener yg mana tuu??
      mentang-mentang mirip bule… 

      October 26 at 5:20pm ·
    •  

      Nike Tarihoran Trez hehehehe ka santa baca aja neh jadi malu huhuhu em habis yg pasti blum ada si ka heheehe jadi masih memilah milah ne 

      October 26 at 5:24pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan jangan cuma milah2..tapi kasih yg terbaik juga..
      agghh bu pendeta ini..pasti lebih jago lha dibanding gw.
      secara blajarnya teologi 

      October 26 at 5:25pm ·
    •  

      Nike Tarihoran Trez jiah teologi beda ka sama soal cinta hehehe makanya kayaknya w butuh belajar neh dari ka santa hehehe 

      October 26 at 5:28pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan 

      beda tapi kan bisa dipadukan..
      cinta nya jangan pake emosi sm desire aja tapi pake iman, kasih, dan penyerahan ke Tuhan.. 

      jjiiaaahh…hebat dah kalo ngomong..padahal susaahhh bener ngejalaninnya..
      yaahh..belajar dr awal aja untuk berbuat baik……..See More

      October 26 at 5:31pm ·
    •  

      Nike Tarihoran Trez wah amazing y dah ka w ikutin sarannya moga hubngan kalian sampai merid nanti yah ka hehehe 

      October 26 at 6:22pm · · 1 person

Engrith Shanta Novandi Panjaitan

Hitam itu mulai memutih….   aku mulai bisa menulis lagi… ya aku mulai bisa menulis lagi.. …
Monday at 4:07pm · · · · Share
  •  

    •  

      Melchisedek Marbun Sayank aku… Welcome back penulis… !!! Aku seneng banget baca tulisan kamu ini… Jadi pengen sama2 kamu terus.. Aku akan selalu ada buat kamu wlpn terkadang sang waktu membatasi pertemuan kita.. Buat aku kamu adalah masa depan aku dan semua yang aku lakukan hanya yang terbaik buat masa depan kita nanti… I love you sweetheart.. ;) 

      Monday at 4:53pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan makasie ya ayang.. 

      makasie buat ruang yang kamu kasih buat aku untuk bisa mengenal mengerti, dan bikin aku jatuh cinta sama kamu!!

      u’re so sweet man for me..

      Monday at 5:14pm ·
    •  

      Melchisedek Marbun I love you… I miss you.. You are my voiceangel..:) 

      Monday at 5:21pm ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan love u too..miss u too doctor..
      u are my bob miguel ;) 

      Monday at 5:27pm ·

th’s Profile

ada tatapan hangat dari sepasang mata milik Melchisedek Marbun. Tatapan itu yang membuat aku rindu ingin bertemu dengannya malam ini.

48 minutes ago · Friends Only · ·

  •  

    •  

      Melchisedek Marbun Ada dekapan hangat yang selalu kurasakan disetiap inchi tubuhku.. Dan kehangatan itu hanya kudapat dari kamu sayank.. Setiap detik aku merindumu.. :) 

      44 minutes ago ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan setiap detik itu pula nama dan wajahmu terukir dihati ku. sampai akhirnya ukiran itu berhenti di titik akhir diwaktu itulah Tuhan memberkati kita dihadapan jemaatNya. Karena setelah ukiran itu selesai aku dan kamu sudah menjadi satu. 

      41 minutes ago ·
    •  

      Melchisedek Marbun Aminnn.. Menjadi satu untuk selamanya. Dan apapun yg dipersatukan Tuhan tidak bisa diceraiberaikan oleh siapapun.. Itulah harapan kita nantinya yg menjadi kekuatan untuk kita sekarang menghadapi segala tantangan dalam perjuangan cinta ini.. :) 

      37 minutes ago ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan amin.
      setia mengajarku hidup realistis ya bang.
      karena aku akan lebih setia mendampingimu sekalipun dalam kelemahanmu. karna kalau bukan aku yg ngerti abang..siapa lagi. 

      33 minutes ago · · 2 peopleLoading…
    •  

      Melchisedek Marbun Iya sayank.. Hidup realistis tapi selalu punya impian dan pastinya iman untuk mencapai semua impian2 kita.. Dengan pengertianmu terhadap semua elemahan aku maka aku akan sangat kuat untuk melindungimu.. 

      27 minutes ago ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan OMG..romantisnya kita..ini kayaknya ruang pribadi yang, bikan media umum.hahaa..
      padahal ya bang kalo uda ketemu bakal ada suara fals yang nyanyi2 “lingkaran besar lingkaran kecil nilainya enam” 

      24 minutes ago ·
    •  

      Fitri Hertyanti Dafi oohh..saya meleleh membaca status ini dan komen2nya 

      21 minutes ago ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan bebeeeekk…sweet banget. pujian bebek semanis coklat bek..sampe lumer juga baca koment nyaa.. makasii ya Miss Dafi ;) 

      16 minutes ago ·
    •  

      Maria Panjaitan Prikitiew.. Shanta.kmaren liat ga nyokap gw margenda di walang? 

      15 minutes ago ·
    •  

      Ade Sinaga hohohoho.. mesranya…………… 

      12 minutes ago ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan suitsuittt….minggu kmrn aku ga gereja kaa..
      oo yg maragenda nyokap kaka ya??
      aku dibilang sii paragenda n pendetanya dr pulomas krn pertukaran mimbar. 

      hoho…makasii tante money..ia nii lg romantis2nya..haha

      11 minutes ago ·
    •  

      Melchisedek Marbun ‎@Ito Made : Heheeh… Jadi malu nie.. Lagi kangen2nya nie to,, jarang ketemu kita karena sama2 sibuk berkarier n berstudy,, makanya keluar deh ungkapan2 mesra untuk mengobati rasa rindu .. :) 

      8 minutes ago ·
    •  

      Ade Sinaga Huhuyyyy.. Lanjutkan lah to.. nti ito ma santa jadi Pasangan terpaforit kategori Keromantisan di FB… 

      Antara UKI dan Tg Priuk ditumbuhi Mawar pewangi CINTA yg tak Pernah PUPUS, Karena IA kuat Bagaikan karang….
      hahaha

      4 minutes ago ·
    •  

      Engrith Shanta Novandi Panjaitan aminnnnnnnnnnnnnn…
      trus dpt hadiah ga kl jd pasangan terfavorit? 

      2 minutes ago ·
    •  

      Ade Sinaga Hadiahnya Lapor Dulu ma Pendeta biar langsung di Berkati… hahahahahaha 

      about a minute ago ·
    •  

      Melchisedek Marbun hahhaahah… Makasih ya to,, !! :) 

      54 seconds ago ·

nada-nadamu mengajak hatiku bernyanyi…

44 Komentar

aku mulai bisa menulis lagi…

ya aku mulai bisa menulis lagi..

menulis rasa yang kemarin sempat mati.

menulis pikiran yang stuck tak berseni.

menulis cinta yg kupikir sudah rest in galau.

aku kembali.

yahh aku kembali.

pada keceriaanku yang dulu.

pada senyumku yang sempat memuai ditetesan air mata.

pada keinginanku untuk menulis lagi..

menulis untuk menebus lembaran cerita yang pernah kutumpahkan dengan tinta.

menulis untuk melukiskan keceriaanku lagi.

menulis untuk rasa syukurku atas lembar yang mulai berwarna putih ini…

menulis untuk menghadiahkan kado teristimewa untuk adamku dari Bapaku.

“kamu sedang apa??”

–aku disini sedang menulis untuk mu. di kaca yang berembun. di sini hujan. aku pikir menulis di saat hujan membuatku pintar untuk menulis lagi. ditemani suara rintiknya yang membuatku rindu kamu ada disini. seperti waktu itu..ketika kau duduk berhadapan dengan laptopmu dan aku duduk disisimu sambil bertanya dengan cerewetnya. sore itu kamu bilang, “kamu cerewet banget sii..sama kaya rintik hujan” sambil membelai rambutku dan menatapku penuh sayang. dan mulai saat itu..aku suka sama rintik hujan.

–sebentar yaa..aku bikin teh dulu.

upppss…lagi-lagi harum teh mengingatkan aku pada mu. aku suka buatin kamu teh hangat waktu kamu datang bertandang ke rumahku. setelah itu aku masakin kamu semangkuk indomie rebus dan sebutir telur pake cabe rawit hijau. sabtu malam itu kamu bilang, “mmm..enakk..pantes kamu keriting manis..masak mienya enak” aku pun tersipu malu dan mengecup keningmu.

“oiaa..kau tau..disini hujan masih menemaniku menulis. petirnya jadi backsoundku.entah kenapa aku suka hujan hari ini. padahal kemarin aku sempat menangis saat hujan mulai mempesona di balik jendela. itu karna kemarin aku sangat merindumu. tapi kini sudah tidak lagi. sejak hujan habis. air mataku pun habis. dan sekarang hujan datang lagi ternyata air mataku sudah  beganti menjadi pelangi. kau tau karna apa?? karna kau sudah bukan awanku lagi. awan sudah berganti menjadi langit. dan sejak saat itu aku suka sama langit. aku mulai berteman dengan matahari. dengan bulan. dengan venus. bahkan aku sempat duduk ditangga menuju bintang. dan kau tau?? saat aku bermain bersama mereka, aku ingat ucapan, “kalau ada jarak yang misahin kita, kita lihat aja bulan..karna kita tetap melihat bulan yang sama. itu berarti kita saling bertatapan.” dulu hatiku terenyah mendengar ucapan itu. tapi sekarang engga lagi. karna kita sudah ada di siang hari. aku pun tersenyum ketika akhirnya aku kuat mengetik kalimat terakhirku.

–aku sedang menatap ponselku. lalu mengambilnya dan mulai memutar gambar.

dulu aku hanya menunggumu diponselku. tak kusentuh takut jariku tanpa sengaja menekan tombol end padahal sinyalmu tengah tersalur ke 12 digitku. tapi phobia itu sudah sembuh sekarang. buktinya jemariku sudah lincah bermain diatas tuts kibord memainkan fitur handphoneku yang baru. dan kuputuskan untuk tidak menyimpan nomormu karena aku takut naluriku ingin sekali menghubungimu.sekali pun sejujurnya aku masih ingat 24 digit nomormu.

pagi ini aku sudah di kantor. sepanjang perjalanan aku tidur. mataku terasa berat sekali. tapi entah kenapa klik aja saat sampai ditempat dengan mataku yang mulai melek. kau tau sepanjang aku memejamkan mata?? aku teringat memori dulu..karna jalan yg aku lalui setiap pagi jalur kita dulu di atas dua roda. kau tau?? untuk mengganti wajahmu disepasang mata coklatku saat terpejam aku rela berdiri supaya aku tidak duduk untuk memejamkan mata.karna sekarang aku takut untuk memejamkan mata karena senyummu pasti datang .

komputerku sudah rusak. aku ingin ganti netbook saja. biar bisa kujinjing kemanapun aku melangkah. biar aaku bisa mengetik dimanapun aku ingin menulis tentang dia. ya..diaa.

kau tau??

bagiku kau seorang yang spesial. spesial diusiaku yang kemarin. dan kini aku sudah bersama menjadi seorang yang spesial. spesial yang abadi. dan aku sudah jatuh cinta padanya!

dan ini yang harus kau tau….

aku tidak lagi didalam kotak ungu. aku sudah terbang layaknya burung pipit yang berkicau melewati hijau yang rimbun. menabrak garis-garis sinar oranye dan bertengger diranting coklat tua. mematokkan paruhku pada si merah delima yang manis.

dan sejak itu aku sudah bisa menulis lagi. lancar!

..tentang cinta yang mengalun minor dan mayor ditangga nada hati kita. aku menyayangimu karna kasihmu yg merdu. kau bernyanyi dengan tenor dan aku disini menopangmu dengan altoku. iringan pianomu menjadi musik hidup kita…

…do re mi fa so la si do berdenting merdu di atas tuts-tuts keyboard. layaknya kagum yang me-RE menuju nada FA..naik menjadi nada LA menjadi sayang dan kita tengah mengalun di nada SI dengan untaian kasih dan soul kasihmu, tenorku…

aku selalu tersenyum disetiap kau memainkan nada dengan khas tenormu..

aku selalu terkagum kala kau mulai menarikan lenganmu didepan barisan yang kau sebut harmonisasi not yang mengalun merdu..

aku selalu bangga kala kau mulai bersolo dengan “forever” mu..

falsku mulai merdu kalau kau mulai menatapku dan menyaringkan suaramu didepan wajahku yang tersenyum malu..

altoku mulai menggema ketika mata sipitmu mengedip meluapkan semangatku menerjang not-not minor yang sangat sulit aku nyanyikan..

ekspresiku mulai cantik disetiap kau melemparkan pandanganmu di alto, menatapku penuh cinta beberapa kali..

tersenyum kudisini sambil memandang senyummu yg terlukis dipotret biru.menari kudisini dgn iringan simfoni lagu yg kau rekam untukku.kuingin kau selalu hadir dalam stiap hela kubernafas karna:aku adalah kamu & kamu adalah aku.dan kita ada didalam DIA

itu gumaman hatiku saat ini..

dan kau tau ini balasnya:

ajarku menulis..untuk mengerti bahasamu..kata yang kau rangkai untuk memujiku..karna kata itu aku kau jadikan lirik..lirik lagu untuk terima kasihku kepada Sang Pencipta atas sayangmu pada hatiku

makasii cintaa..wish u’re the last.

tentang cinta yang mengalun minor dan mayor ditangga nada hati kita. aku menyayangimu karna kasihmu yg merdu. kau bernyanyi dengan tenor dan aku disini menopangmu dengan altoku. iringan pianomu menjadi musik hidup kita… 

…do re mi fa so la si do berdenting merdu di atas tuts-tuts keyboard. layaknya kagum yang me-RE menuju nada FA..naik menjadi nada LA menjadi sayang dan kita tengah mengalun di nada SI dengan untaian kasih dan soul kasihmu, tenorku…

aku selalu tersenyum disetiap kau memainkan nada dengan khas tenormu..

aku selalu terkagum kala kau mulai menarikan lenganmu didepan barisan yang kau sebut harmonisasi not yang mengalun merdu..

aku selalu bangga kala kau mulai bersolo dengan “forever” mu..

falsku mulai merdu kalau kau mulai menatapku dan menyaringkan suaramu didepan wajahku yang tersenyum malu..

altoku mulai menggema ketika mata sipitmu mengedip meluapkan semangatku menerjang not-not minor yang sangat sulit aku nyanyikan..

ekspresiku mulai cantik disetiap kau melemparkan pandanganmu di alto, menatapku penuh cinta beberapa kali..

tersenyum kudisini sambil memandang senyummu yg terlukis dipotret biru.menari kudisini dgn iringan simfoni lagu yg kau rekam untukku.kuingin kau selalu hadir dalam stiap hela kubernafas karna:aku adalah kamu & kamu adalah aku.dan kita ada didalam DIA

ajarku menulis..untuk mengerti bahasamu..kata yang kau rangkai untuk memujiku..karna kata itu aku kau jadikan lirik..lirik lagu untuk terima kasihku kepada Sang Pencipta atas sayangmu pada hatiku

Hitam itu mulai memutih….

aku mulai bisa menulis lagi…

ya aku mulai bisa menulis lagi..

menulis rasa yang kemarin sempat mati.

menulis pikiran yang stuck tak berseni.

menulis cinta yg kupikir sudah rest in galau.

aku kembali.

yahh aku kembali.

pada keceriaanku yang dulu.

pada senyumku yang sempat memuai ditetesan air mata.

pada keinginanku untuk menulis lagi..

menulis untuk menebus lembaran cerita yang pernah kutumpahkan dengan tinta.

menulis untuk melukiskan keceriaanku lagi.

menulis untuk rasa syukurku atas lembar yang mulai berwarna putih ini…

menulis untuk menghadiahkan kado teristimewa untuk adamku dari Bapaku.

“kamu sedang apa??”

–aku disini sedang menulis untuk mu. di kaca yang berembun. di sini hujan. aku pikir menulis di saat hujan membuatku pintar untuk menulis lagi. ditemani suara rintiknya yang membuatku rindu kamu ada disini. seperti waktu itu..ketika kau duduk berhadapan dengan laptopmu dan aku duduk disisimu sambil bertanya dengan cerewetnya. sore itu kamu bilang, “kamu cerewet banget sii..sama kaya rintik hujan” sambil membelai rambutku dan menatapku penuh sayang. dan mulai saat itu..aku suka sama rintik hujan.

–sebentar yaa..aku bikin teh dulu.

upppss…lagi-lagi harum teh mengingatkan aku pada mu. aku suka buatin kamu teh hangat waktu kamu datang bertandang ke rumahku. setelah itu aku masakin kamu semangkuk indomie rebus dan sebutir telur pake cabe rawit hijau. sabtu malam itu kamu bilang, “mmm..enakk..pantes kamu keriting manis..masak mienya enak” aku pun tersipu malu dan mengecup keningmu.

“oiaa..kau tau..disini hujan masih menemaniku menulis. petirnya jadi backsoundku.entah kenapa aku suka hujan hari ini. padahal kemarin aku sempat menangis saat hujan mulai mempesona di balik jendela. itu karna kemarin aku sangat merindumu. tapi kini sudah tidak lagi. sejak hujan habis. air mataku pun habis. dan sekarang hujan datang lagi ternyata air mataku sudah  beganti menjadi pelangi. kau tau karna apa?? karna kau sudah bukan awanku lagi. awan sudah berganti menjadi langit. dan sejak saat itu aku suka sama langit. aku mulai berteman dengan matahari. dengan bulan. dengan venus. bahkan aku sempat duduk ditangga menuju bintang. dan kau tau?? saat aku bermain bersama mereka, aku ingat ucapan, “kalau ada jarak yang misahin kita, kita lihat aja bulan..karna kita tetap melihat bulan yang sama. itu berarti kita saling bertatapan.” dulu hatiku terenyah mendengar ucapan itu. tapi sekarang engga lagi. karna kita sudah ada di siang hari. aku pun tersenyum ketika akhirnya aku kuat mengetik kalimat terakhirku.

–aku sedang menatap ponselku. lalu mengambilnya dan mulai memutar gambar.

dulu aku hanya menunggumu diponselku. tak kusentuh takut jariku tanpa sengaja menekan tombol end padahal sinyalmu tengah tersalur ke 12 digitku. tapi phobia itu sudah sembuh sekarang. buktinya jemariku sudah lincah bermain diatas tuts kibord memainkan fitur handphoneku yang baru. dan kuputuskan untuk tidak menyimpan nomormu karena aku takut naluriku ingin sekali menghubungimu.sekali pun sejujurnya aku masih ingat 24 digit nomormu.

pagi ini aku sudah di kantor. sepanjang perjalanan aku tidur. mataku terasa berat sekali. tapi entah kenapa klik aja saat sampai ditempat dengan mataku yang mulai melek. kau tau sepanjang aku memejamkan mata?? aku teringat memori dulu..karna jalan yg aku lalui setiap pagi jalur kita dulu di atas dua roda. kau tau?? untuk mengganti wajahmu disepasang mata coklatku saat terpejam aku rela berdiri supaya aku tidak duduk untuk memejamkan mata.karna sekaang aku takit untuk memejamkan mata karena senyummu pasti datang .

“kamu matahariku” ucap kami klick.

6 Komentar

di meja ini aku menyelesaikan semuanya.
checklist, surat-surat, akte sampai warna-warni kertas A4 sudah kususun rapi di atas mejaku.

butuh waktu 2 menit untuk memejamkan mataku yg berat. mulai berair dan berharap tidak merah.

semalam aku menghabiskan 1 kaleng minuman bersoda untuk menulis 1 judul cerpen. pastinya ditemanin tiga bungkus ciki yang sampahnya masih berceceran ketika ku harus pergi ke kasur.

pagi ini aku melihat jingga di balik tirai hordengku yang baru saja dua hari lalu diganti ibu dengan motifnya yang berenda putih senada dengan sepraiku. mentari menyapa sepasang mata coklatku yang masih kupaksa untuk melihat jam berapa ini. telingaku sudah bersahabat dengan teriakan tukang roti dan gaduh anak-anak sekolah. kulipat tanganku dan pejamkan mata lagi. Amin. Lalu aku pun menyiram tubuhku dengan dinginnya air di bak. Kumainkan busa putih yang menyelimuti rambut dan tubuhku. Kutiup dan putih salju i tu pun terbang dan pecah di udara. Aku tersenyum. Lalu aku pun bernyanyi memulai keributan di suasana pagi singgasana panjaitan.

Gincu merah muda dan blush on sudah tersapu lembut di wajahku. Aku pun siap melangkah meninggalkan rumah dalam beberapa jam.

Headset terpasang di telingaku yang tak beranting. Lagu berputar dari track 1 sampai kesekian. Entah apa yang mereka nyanyikan. Aku tak paham betul. Jiwaku sudah melayang jauh bersama angan dan mimpiku. Terbang kian kemari mengharapkan adanya warna baru di halaman hidupku sebagai seorang gadis yang sudah waktunya untuk menikah.

Mataku kosong melihat si ibu menggendong anaknya dengan kain coklat. Di otakku tidak ada lagi warna ungu yang pernah kukelir dengan air mata. Tidak ada lagi warna abu-abu ketika aku memilih untuk bersikap ragu. Bahkan biru toska itu sudah memudar ketika aku menangis dan menjadi putih ketika ia datang dengan kesetiaan hatinya untuk memilikiku.

Aku masih ingat dengan buku warna-warni. Tulisan hati yang pernah kuceritakan tentang hijaumerahoranye nya cerita hidupku. Aku yang pernah terdampar di tepi laut untuk empatbelas lembar uang merah. Aku yang harus menghabiskan banyak uang biru untuk mengejar mimpiku memakai seragam merah abu-abu dan berdiri didepan kamera. Aku yang kehabisan logaman perak hanya karena menginginkan status dan digit 0 yang bertambah dibelakang nominal salaryku. Entah semuanya dapat kudrash dengan warna ungu. Kepahitan hidup.

Kuberitahu 1 rahasia. Aku baru saja mendistroi kertas surat keluar yang ada angkanya. Hanya karena kop surat dibawah. Padahal sudah terpampang jelas dekat dengan printer dan mesin fotokopi “Go Green Save Papper Usefully”. Aku pun langsung berakting seakan sudah menyelamatkan dunia. Padahal kesalahan itu aku lakukan karena pikiranku sedang tidak sejalan dengan kenyataan. Aku sedang melemparkan pikiranku kepada pria disana yang sedang duduk mendengarkan dokternya memberikan ujian oral. Senyum terlukis manis di ujung bibirku kalaku mengingat masa-masa bermanja dengannya. Bersandar didadanya. Mengusap wajahnya. Memainkan jemarinya hingga bosan aku pun meraih rambutnya untuk kuacak-acak. Melemparnya dengan kertas kecil-kecil yang sengaja kubuat sambil menyambutnya datang ke rumah. Loncat ke atas punggungnya dan kami pun jatuh ke atas spring bed yang empuk.

Aku menyanginya. Sangat. Tak sedetik pun dia hilang dari rekaman memoriku. Aku bahkan sudah membayangkan rumah pohon, kamar dengan seprai dan korden putih yang penuh gelak tawa kesenangan aku, kekasihku, miguel, dan voice. Oia miguel dan voice adalah nama buah cinta yang akan kami hadiahkan u ntuk si mungil yang akan lahir dari rahimku nanti. Dan kami berempat akan memadukan rasa sayang rindu dan curhatan kami di meja makan. Manjanya voice badungnya miguel, cerdasnya miguel pintarnya voice..mengiringi suara cinta aku dan dia yang sangat kusayangi..seumur hidup kami. Voice bagi kami adalah sopran yang bernyanyi merdu. Miguel untuk kami bertiga musik canda dankeriangan hati.

Tak ada yang lebih indah selain menikmati salad buah berdua di restoran italia sambil menyeruput lemon sparkling dan mochaice cream jelly. Hidangan lainnya seloyang pizza dengan toping beef n mushroom, jangan lupa pesanan roti kering mentega yang gurih dan lezatto jika disiram tobasco di atasnya. Hmmm..meja semakin penuh chicken grilled favoritku datang bersama spagheti yang ciss!! Dan kami menikmati sambil merekam gambar bersama menu favorit ini. Banyak cerita yang terlontar dari bibir ini. Sambil mengunyah kami berkicau soal masa depan, soal rumah berbentuk perahu bahtera dengan material kayu kokoh dan design interior mewah layaknya kapal pesiar. Kami melambungkan angan pada cita masa depan. Tapi tak menskip gemelut rasa yang tengah bergejolak panas saat ini.

Yaghh..aku dan dia.

Kini tengah bertengarai pada tuduhan bahwa dia bukan orang yang baik karena masa lalu kami. Entahlah otak berputar mencari kunci untuk keluar dari ruang problematik yang rapat digembok dan hanya keajaiban yang bisa menolong kami. Karena secercah cahaya pun  belum bisa kami lihat di satu lubang saja. Teriakkan kami pun hanya sayup-sayup hambar yang kabur ditelan angin dan kicauan burung tapi-tapi. Hanya tatapan hangat dari kami yang mampu menyejukkan hati. Memeluknya erat dan pasrah untuk didekap didadanya yang berdetak kencang sampai bisa kurasakan hatinya berbisik “Tuhan tolonglah kami”.  Tangannya diletakkan dikepalau dan mengusap rambutku lembut. Dari usapan tangannya aku merasakan perlindungan yang sangat kuat sampai membuat jantungku sekejap berdeta kencang dan aku semakin erat melingkarkan tanganku di pinggangnya dan menyandarkan tubuhku pasrah ditubuhnya. Nyaman. Aku merasakan kenyamanan yang luar biasa. Dan ia pun mersakan itu. Sangat bisa kurasakan dia juga merasakan apa yang kurasakan. Tubuhnya sigap menopang tubuhku lalu dagunya pun ditautkan dikepalaku sambil mengecupku dan berbisik “Tenang sayang kita pasti bisa menyelesaikan ini semua, karena rasa yang kita punya lebih besra dari masalah ini.Aku ga akan kemana-mana. I am yours and you are mine.” Aku pun mengangguk dan setetes air mata ini jatuh didadanya, semakin menepis keraguanku, dan meyakinka aku bahwa dia yang terakhir.

Agghh..aku terbuai pada asmara dengan senyuman semua orang. In a fact sepasang mata mengajak teman-temannya untuk melirik sinis pada cinta kami. Cemburu dan menghakimi dengan kata-kata tidak mungkin. Yang semuanya digarismerahi dari cerita masa lalu. Agghh..tidakkah manusia hidup dimulai dengan hari ini dan menyambut masa depan?? Buat apa masa lalu diingat lagi kalau hanya menjadi cambuk dan akhirnya melukai lagi?? Bukankah kita mengenal masa lalu sebagai cerminan agar ridak seperti keledai yang jatoh dilubang yang sama? Buat apa menjadi seseorang yang pemberontak yang tak mengenal siapa kawan dan siapa sahabat karna dibayang-bayangi cerita masa lalu yang buruk. Dan buruk itu bukan berarti  benar kan?? Mungkin saja karena fitnah dan tidak ada klarifikasi nama baik. Manusia hanya manusia sekalipun dia hakim. Bukan urusan kita untuk menghakimi sesama. Biarkan Tuhan yang bertindak. Tuhan saja punya hati yang pengampun. Pada intinya kasih yang tumbuh dihati kami adalah kasih sejati yang bahwasannya anugerah dari Sang Kasih. Jadi jangan salahkan kami ketika kalian melihat kami sedangberpegangan tangan. Karena kami sedang membagi perasaan rindu. Jangan paksa kami untuk bermuka murung sedangkan wajah kami sedang berseri-seri penuh bunga-bunga cinta. Karena kami sedang bersahabat dengan chemistry untuk membaginya kepada kalian. Jangan salah mata kami yang mengedip dan disambut senyum centil. Karna kami hanya ingin menyampaikan “i love you”. Tenang saja ini hanya kami adegan kami berdua. Tidak akan kami lakukan itu untuk pasanganmu.

Merajut benang sayang, menyulamnya menjadi gambar matahari, dan kami bingkai di dasar sanubari bahwa matahari yang kami sulam adalah rasa sayang yang kami rajut. Dan rasa itu akan kami simpan di hati yang paling dalam hingga tak seorang pun bisa mencurinya. Dan membuarkan itu bersinar dan bersinar menghangatkan dinginnya kesenderian, menerangi galau rindu saat jauh, dan yang paling penting menjadi matahari. Karena dimana pun kami berada kami tetap melihat matahari yang sama. Yaitu aku dan dia. Sekalipun dia ada di malam, aku tetap melihat matahariku. Sekalipun aku yang dimalam, dia tetap bisa melihat matahari..yaitu aku.

That’s it!!

Kulepas mouseku dan kuambil si samsung biru lalu ku pilih tombol start dan play the games.

dimulai dari pantai Anyer..

4 Komentar

December Loving Party…

Desember. Bulan keduabelas dalam agenda romawi yang mengisahkan cinta kasih bersemayam dalam putaran hari-hari di penghujung tahun. Dan sebagian umat sepakat kalau bulan itu memang jatahnya untuk berbagi kasih. Kenapa? Selain menyambut kasih dari surga, umat nazrani khususnya anak muda juga menebar senyum kasih sebagai pesona pemanis suasana natal. Dan banyak jiwa muda jatuh kedalam pelukan cinta itu. Karena banyak pemberian dan sambutan hangat dalam setiap senyum yang ditebarkan di sudut dan seluruh ruang gereja. Yang membuat ketampanan dan kecantikan wajah mereka lebih charming lantaran jatuh cinta!

Puji-pujian menjadi persembahan natal. Dan pujian pun menjadi kado natal bagi setiap pasangan yang panah asmaranya tepat memanah jantung sang pujaan. Berbahagialah mereka yang menikmati hari jadinya dibulan penuh kasih. Karena sebentar lagi mereka akan melengkapi kasih itu dengan sayang di februari. Dan sepertinya this lucky moment ga berpihak kepada anak-anak muda di sebuah gereja mungil di utara Jakarta. Mereka sudah cukup menghabiskan waktu sepanjang minggu, memenuhi deretan jadwal undangan paduan suara bersama, berpantai ria dengan sukacita penuh yang semuanya itu seharusnya menumbuhkan kepastian akan status sebuah perasaan. Namun cita itu tak tercapai hingga januari menggantikan tahun. Dan di awal tahun ini semua kepastian dimulai.

Itu cuma sebaris dua paragraph kalimat penghantar yang menjelaskan triler own film ini. Selengkapnya di sini:

  • Semua berawal dari Anyer. Beberapa dari kami menghabiskan tanggal merah dengan bermain sepuasnya di pantai anyer. Awalnya tidak ada cinta disitu, kekaguman pun kosong. Potret wajah kami masih jelas di beberapa foto yang melukiskan bahwa tidak apa-apa dengan hati kami sehingga wajah kami harus memancarkan sesuatu yang  berbeda. Menyambut ombak dan menikmati indahnya karya Sang Pencipta dengan awan sebagai payung dan pasir-karang sebagai alas bumi tempat kami memijakkan kaki-kaki kami yang mungil tanpa sandal bermerk sambil mengabadikan setiap momen di tengah laut. Yang tak mungkin kami lupakan. Apalagi jika melihat foto pra-wedding sepasang teman yang sejak saat itu menuliskan banyak cerita dengan atau tanpa peduli teman-teman yang lain. Membuat aku sebagai penulis dan model foto pra-wedding tersebut ingin flash back dan menikmati setiap detik pertemuan ini dengan hikmat.
  • Malam memaksa kami untuk pulang ke kota asal. Dan sepertinya Anyer masih menginginkan keromantisan kami sampai tak rela kami tinggalkan, alhasil mobil rental biru kami pun mogok. Upppsss..sedikit rahasia yang kubongkar!! Ketika semua peserta bergegas pulang dan mendorong mobil dan pastinya meneriakkan nama ku, aku dan dua orang teman sedang kabur menemaniku untuk menghisap dua batang rokok. Aku memang bukan perokok addict tapi untuk suhu tubuh rendah setelah berenang seharian tanpa minyak kayu putih buatku rokok mendapat rating teratas untuk dijadikan produk penghangat kala itu. Oia..perlu sedikit penjelasan! Aku adalah gadis berusia 22 tahun yang bergaul di lingkungan life style yang wah! Habit dalam lalu lalang duniaku mengizinkan wanita untuk menghisap dalam-dalam sebatang dua bungkus ciggarette. Aku tidak termakan budaya barat lantaran pendidikan standar internasional. Aku pun bukan korban pesatnya zaman yang menuntut seseorang untuk mengorbankan kesehatannya. Aku pun bukan bintang produk rokok yang dibayar oleh satu merk rokok yang dengan setianya berada digenggaman tanganku bersama ponsel dan lighter. Aku hanya mahasiswi yang tengah menikmati indahnya masa kuliah dengan teman-teman wanita yang menurutku eksklusif karena kami tidak sembarangan untuk menyalakan mecis kami di depan seribu wajah dengan kebanggaan high level untuk lowest health.

Ehmm.. sepertinya kita udah cukup bercerita sambil menunggu si biru ready to back to North Jakarta…eeehhhh…Halim juga!!!

On the way when we went home. Ada 3 cewe dan 3 cowo duduk di bagian belakang mobil saling berhadapan dan bersempit-sempitan. Posisi saat itu sangat tidak mencairkan suasana kehangatan, justru menciptakan kehangatan!

Aku dengan tubuhku yang sangat lelah dan mata yang akhirnya menyerah harus tidur di sandaran bahu kedua pria dewasa di kanan dan kiriku. Entah bagaimana gaya yang kuaksikan malam itu pastinya membuat anggapan bahwa aku sangat petakilan! Sejujurnya tidak ada unsur kesengajaan untuk aku menyandarkan kepala dan tubuhku yang 45 Kg ini pasrah ke tubuh pria disebelah kiriku. Yang notabennya dia termasuk pria yang disegani. Daaann..ketika kutanyakan ini pada seorang teman yang tahu percis aksi itu dia berkata aku centil dan si pria kiriku sangat open untuk ngerespon aku. Ibarat pepatah bilang, ga ada kucing yang nolak dikasiih ikan. So?? What do you think about this?? Why he said that?? Because the lady is Me. Who am I? He just said that every man absolutely open for all things that I do to him.

Dan dari moment penasaran itulah aura cinta kami mulai terasa dan terlihat oleh teman-teman. Sekalipun kami belum menyadari bahwa kami sudah jatuh cinta!

  • CHRISTMAS EVENT

Sebuah perayaan Natal di kawasan Pancoran.

Cinta masih setipis kertas polos. Dan kepolosan itu berakhir di dalam sebuah taxi menuju Halim melewati Pancoran. Lima anak muda duduk di jok belakang dan seorang gadis dengan sepasang kemeja ungu dan rok hitam terpaksa dipangku dengan alasan sempit. Bagi si gadis dia memang sangat nyaman untuk berpangku datar tanpa maksud nakal umumnya pria dewasa sekalipun jujur dikatakan ia menyukai momen itu. Dan bagi si pria kertas polos itu mulai ia tulis satu poin plus atas kepercayaan si gadis padanya.   Dan yang jadi pertanyaan kenapa harus dia?? Entahlah cuma hati mereka yang punya jawabannya. Dan hati itu dikelabui dengan candaan renyah enam anak muda. Persneling!

Teruji oleh waktu kami berhasil menembus malam bersama dengan rangkaian cerita tentang banyak hal yang membuat kami mengenal bagaimana kehidupan kami diluar sana. Huuh…!! Materai idola tercap mantap sebagai asisten pelatih paduan suara mahasiswa universitas swasta yang notabennya kampus para karateka ini. Dia sungguh luar biasa dengan kisahnya yang dilingkari banyak wanita, jurusan elit yang merancang masa depan cerah diselaraskan dengan suara merdu yang menyanjung tinggi namanya, beasiswa menawan yang sanggup mengisi celengan elektroniknya, gaya bahasa pemimpin yang membuatnya banyak dicintai teman-teman seperjuangan, dan satu lagi dia tidak jomblo! Semakin lengkaplah statusnya untuk menjadi pentolan di kampus kawasan Cawang. Dan selamat kuucapkan padamu gadis yang menjadi pilihannya, karena kamu berhasil menyingkirkan sekian banyak penggemar berat yang selama ini hanya bisa membuatnya bahagia tanpa mendapatkan hatinya. Kukatakan ini dengan menekan perasaanku, sambil melihat foto senyum kalian.

Sejak itu kuhapus semua goresan-goresan tipis di kertas polos yang tadinya mulai menjadi sebuah sketsa baru di kanvas hatiku. Kusadari aku terlalu berani untuk menyulut bara. Bukan sekedar rokok yang setiap harinya kusulut dengan lighter! Kurem hati yang mulai mengayuh ke jalur penyimpangan kuputar stangnya untuk ku kembali kepada pacarku. Dan kuteduhkan hatiku pada sebuah ucapan maaf pada mereka yang sekilas hampir kusakiti. Maafkan aku… aku pasti mundur!! I have to do it!!

Kau tau? Jadwal nyanyi kunjungan natal masih empat hari ke depan. Dan perasaan ini harus kutekan sesakit mungkin karena di hari-hari itu aku harus bersamanya. Apalagi dia begitu bangga bercerita tentang pacarnya yang manja dan  bersuara emas. Sedangkan aku trouble maker di alto yang hanya paduan suara pemula. Fiuhh…hurt!! Nice.

Akhir pekan dibulan Desember tim sopran, alto, tenor, dan bass pun mengumandangkan “Genderang Natal” di sebuah gereja di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.  Lumrah bagi tim yang baru naik daun ini untuk duduk merapat di sebuah carry kecil berwarna merah dengan sewa yang jumlahnya 14 orang. Suara hati pun menggaung lewat panggilan memikat yang menyentak jiwa untuk mengatakan ya pada sebuah tawaran pangkuan hangat dari dia yang akhirnya menarik aku dari perlakuan yang begitu tega menekan perasaanku padanya. Jelas kalau ia merasakan aku sangat tertekan. Kala itu ia begitu menyadari raut wajahku yang begitu sempurna menyembunyikan hati yang yang tengah sakit kutekan sampai ia pun harus mendengar jeritan hati kecilku dan ingin menyelamatkannya. Dan ternyata ia juga sudah menyalakan api dari lilin hatinya yang juga telah menyala sejak hitungan hari di pertengahan desember. Genggamannya yang begitu kuat dan mengalirkan perhatian khusus membuatku menarik kembali ucapanku kemarin. Aaakkhhh..!!! tapi kenikmatan itu hanya sebentar karena kami harus mempersilahkannya pulang ke rumah!

  • Dan pertemuan-pertemuan lain yang membuat mereka menangkap chemistry itu hadir diantara kita berdua. Ada hal yang berbeda setiap kali kita ngobrol. Aku adalah wanita yang akrab dengan semua teman pria di organisasi rohani itu bahkan kelewat mesra. Tapi tidak dengan dia. Dan ga pernah sekalipun penulis dan dia bermesraan di depan umum karena notabennya kita menjaga banyak mata yang melihat dan menilai.

Oooghh ya!! Aku lupa memperkenalkan. Pria itu bernama Zed. Yah begitulah kami biasa memanggil namanya.

Dan antrian cerita mesra tentang kami menggelitik hatiku bahwa benar-benar ada cinta di hati kami berdua. Aku melayang ketika penjelasan seru sahabat-sahabat wanitaku yang gemar bergosip menceritakan setiap detail aku dan dia, sampai ketatapan mata yang katanya cerminan hati. Yahh..banyak yang tersembunyi lewat perangai kami namun tidak pada sepasang bola mata ini. Dan itu jelas terlihat oleh mereka yang memahami human is falling in love!!

20 januari 2009 …

Malam dengan label “not single” menjadi malam temu suara dialiran sinyal provider cdma popular di tanah air. menanti cerita hati yang merangkai sebuah pertanyaan besar dalam kisah sepasang teman yang diisukan tengah menebarkan aura cinta dalam setiap aksi dan cahaya mata mereka. para gadis memainkan kata mereka sebagai sahabat yang pada waktu itu juga menyandang predikat sebagai konselor cinta. sekitar pukul 20.00 narasi yang mengisahkan asmara darah muda ini mulai mengawang dan meyakinkan bahwa ada rasa yang tumbuh sekalipun kesadaran itu tersembunyi karena ketidakakuan yang kuat lantaran status resmi yang telah membentuk citra di pergaulan mereka.

Permainan memang telah berlangsung. aksi panas-memanas menjadi adegan kejar tayang. adegan yang mengusung protes oknum tertentu, menolak adanya legalitas “playing 2 games in one time” atas persetujuan logika. namun diwarna yang berbeda beberapa opini terlempar dari bibir netral teman terdekat bahwa tidak ada larangan akan sebuah perasaan yang tak pernah diminta dan entah kemana akan bertumbuh.

cinta datang tanpa diundang, tak juga dihantar. entah kapan ia datang dan mulai tumbuh sebagai jamur namun yang pasti chemistry itu terasa ketika mereka yang tengah dimabuk asmara itu melakoninya. tanpa kesadaran dan sengaja disembunyikan menjadi bagian dari alur sang penulis sebagai hasil karyanya. dan kejujuran ini menjadi bukti kuat bahwa logika memang pantas untuk dijadikan sebagai juara untuk hal penguasaan diri. menjerat hati yang teriak minta diselamatkan dari tekanan rasa bersalah besar dan takut akan tamparan cinta bertepuk sebelah tangan. menjadi ilustrasi dari kepastian yang akhirnya menjawab kekhawatiran hebat si dia dan memutuskan untuk berani mengungkapkan kekaguman.

akhir dari narasi cinta sepasang teman adalah hadiah indah di 20 januari 2009. pengakuan adanya rasa yang tumbuh dan hari jadi untuk mengikat tali bahagia. fenomena ini menjadi animo yang sangat besar bagi pasangan baru untuk berani menabur benih-benih cinta di lahan terlarang. lahan yang selayaknya dituai oleh pemiliknya. tapi jangan salahkan mereka yang berani menabur benih cinta lain di lahan yang sama karena lahan itu telah kering tak sama seperti dulu yang subur akan kasih dan sayang. mungkin banyak jiwa yang tak sepakat dengan adegan ini. dan itu alasan mengapa mereka harus siap untuk menjadi sephia yang tak boleh cemburu dan tak berhak atas kebahagiaan penuh layaknya pasangan resmi. prinsip ini yang menghantarkan mereka pada muara kepercayaan bahwa jodoh manusia adalah rahasia Sang Kasih. biarkan semuanya mengalir tanpa script dan biarkan actor dan aktris ini melakoni perannya. agar dipenghujung cerita nanti mereka tahu apakah mereka pemeran utama protagonist atau antagonis. Dan jiwa yang terlibat  dalam perputaran kaset cinta ini bebas menentukan nilai apa yang disampaikan film tanpa script ini. dan yang terbaik selamanya kan bersama

in frame 20 januari 2009 …

Mid night. di aliran sinyal. dari ruang computer move to bed room and berselancar di tempat itu untuk berberapa jam ke depan.

Si aktris menceritakan semua percakapan dia dan sahabat wanitanya tentang aura cinta yang terjadi kala dia dan si pria tengah bersama.

n  Sedikit info bahwa mereka sebenarnya selalu membicarakan hal yang tak ada hubungannya dengan masalah hati. Tak pernah bermaksud untuk memikat apalagi harapan-harapan lebih lain. Karena mereka sadar akan status resmi yang sudah menjadi konsumsi publik. Intinya mereka belum menyadari kalau hati itu berbicara lain. Dan rasa sayang terhadap kekasih – kekasih mereka sangat tinggi.

Kembali ke awal.

Mengikuti detail percakapan, si pria menangkap sinyal kekhawatiran dari gelagat wanita disebrang ponselnya. Ia pun mengajukan balik setiap pertanyaan yang diajukan si wanita kepada sahabat-sahabatnya, menunjuk apa realitas dari pribadi si gadis dan menuntutnya untuk jujur. Ungkapan kekaguman sebagai pion sangat memenuhi porsi untuk si gadis tidak menekan perasaannya karena ketakutan-ketakutan. And finally, he saved and won that love belongs to them right now. Apa yang perlu dikhawatirkan pun ternyata hanya skeptis yang kini sudah terjawab pasti bahwa intinya para sahabat bersukacita atas kisah tak sadar yang tengah terjadi. Tidak ada larangan akan sebuah perasaan yang menjadi tamu kala rumah cinta telah dibangun di masing – masing pasangan. tamu yang tak pernah diharapkan untuk datang namun kini ia datang. selayaknya ini sangat menyakitkan jika si pasangan lain tahu kalau pasangan mereka menerima tamu lain. yang ternyata tamu itu adalah pencuri. Yah pencuri!! Pencuri hati.  Karena pencuri adalah tamu yang tak pernah diundang.

Kini jalinan kasih itu sudah terajut secara rahasia. Dan mereka sangat menikmatinya. Kesederhanaan dan logika selalu terdepan diikuti cinta bak gerbong kereta api yang panjang. Mereka tidak berhianat. Karena mereka saling memberikan cinta yang lain. Sekalipun logika ini pasti tidak dapat diterima oleh banyak jiwa. Tapi yang pasti logika mereka tetap terdepan. The first is their legal couple and they are the second one. Anybody doesn’t know what will happen next, also the actor and aktris. But we believe that every people has their true couple that never know until the event.

22 januari 2009 …

Semper-Cawang-Sudirman. Trayek misi rahasia dua mavia cinta diawal pertemuan mereka setelah deal dalam bisnis cinta yang menawarkan fantasi luar biasa.

Agung Bhakti 89 jasa angkutan umum meroda di jalur Yos Sudarso hingga Blok M melewati kawasan Cawang yang penat akan keramaian suasana jalanan. Mahasiswa universitas swasta yang terkenal jagoan di timur Jakarta merajai area itu dan melangkah bagai tentara yang bebas dari kecaman para preman dan supir berlogat  khas batak. Satu dari mahasiswa itu adalah kekasihku. Dari Pangkalan Halim melewati lorong kemudian memutar setir mengambil jalur kanan, AB89 kemudian parkir dua menit menunaikan jasanya.

Tshirt putih dan jeans hitam sebagai aksesoris tubuh membuat si pria dengan lugas memuji wanita yang kini menjadi kekasihnya. Pujian ini menggelitik hati kecil sehingga tersimpul senyum mungil di bibir lembab beroleskan lipgloss merah muda. Kemeja kuning dan setelan jeans kode attire para calon dokter ketika menghadapi ujian akhir semester menjadi pilihan si pria untuk berkostum. Senyum juga mengembang dibibirnya yang masih virgin dan aura wajahnya menegaskan kewibawaan yang ia sandang sebagai image tetap tentang dirinya dan pastinya ada rona kebahagiaan karena bunga-bunga cinta. Duduk berdua di jok bis yang melaju melewati Pancoran menuju Kodam, menggenggam erat jemari yang dulu mentransfer cinta secara diam-diam dan kini cinta itu telah mereka genggam bersama tanpa ada satu pun yang ingin melepas cinta itu. Panggilan sayang, tatapan hangat dan manja, getaran sentuhan yang menggetarkan hati, menjadi modal kekuatan cinta yang kini menjadi milik mereka berdua. Sekali pun semua ini adalah rahasia. Keseriusan ini tersimpan sebagai proses perjuangan yang harus kami mulai dengan kerahasiaan sampai didewasa nanti kami dengan penuh pengharapan bahwa akan ada sepasang nama kami di kertas undangan pernikahan. Untukmu!

Menapaki jalan dengan dua pasang kaki yang tingginya tak sampai 2 meter semakin mempertegas bahwa kami adalah pasangan mahasiswa dan mahasiswi. Tangan kami tak jua lepas dan tak ingin melepas ketika menyebrangi jembatan menuju Plaza Semanggi. Hari ini aku dan dia akan menuju kampus elitku di daerah Sudirman.

Siapa yang tak bahagia jika kekasihnya mau mengorbankan pantangannya demi kekasih yang saat itu tengah bergelemit mengurus prosedur kuliah di semester 7. Cinta memang menjadi idola kala ia telah sampai di puncak tertinggi. Apa pun demi kasih dan sayang pasti akan kulakukan demi cintaku. And it belongs to my beloved at that time. Dia harus menunggu gadis yang menjadi ratu di hatinya kini untuk beberapa jam di lobi depan Apartemen dekat kampusku tersebut. Mengisi kekosongan waktu, ia menjadi detektif muda. Mempelajari kehidupan kaum socialite yang menjadi consumer tetap era globalisasi. Fashion, lux property, money, status dan semua itu sangat penting untung eksis di dunia high life style seperti mereka. Sayangnya, manusia-manusia kelas atas itu real merusak moral setiap individu. All things they done without love. Tanpa cinta mereka menjual tubuh dengan harga mahal. Tanpa cinta juga mereka meroyalkan jutaan rupiah ke pundi-pundi digital. Terserah mereka berbuat apa, yang pasti kepuasan itu semu dan bagaimana jika jatah cinta mereka ditarik kembali dan diberikan kepada mereka yang membutuhkan cinta? Kekasihku hanya menggeleng dan berdehem panjang. Cinta koq kamuflase! Kesimpulan kami : Kehidupan di tempat itu  adalah adaptasi dari gaya hidup luar negri. Jadi apapun gaya kami berpacaran, they don’t care!

Kembali dengan kisah kami.

Setelah selesai mengurus late deadline ku, aku duduk di sisi kanannya dan melingkarkan kedua lenganku ditubuhnya. Ia pun membelai rambut coklatku dan mengecup pipiku penuh sayang. Mengulas kembali kebahagiaan yang telah kami renggut dari hati kami sendiri yang seharusnya secara penuh kami berikan pada pacar-pacar kami disana. Tak ada rencana dan kami pun tidak pernah tahu bahwa ada alur ini dalam garis hidup aku dan dia. Kertas polos di desember lalu sekedar goresan kini menjadi sketsa romantis penuh rindu. Sudirman Park sebagai markas rahasia menjadi favorit place untuk mengekspresikan bahagia dengan bergelayut manja dan sapaan sayang.

Malam mengunjungi bumi dan kami masih bersama. Beranjak dari lobi apartemen kami pun menuju Dukuh Atas untuk santap malam. Nasi Goreng menjadi menu perdana di awal kencan kami. Dan akan menjadi menu favorit, karena ada bumbu cinta di setiap butir nasi yang kami kecap.

Cinta yang kami rajut menjadi sebuah kemesraan luar biasa sampai tak mengenal malam yang sudah larut dan masih harus menelusuri jalan panjang sampai akhirnya malam itu harus dibayar dengan rupiah besar demi cepat sampai di rumah. Dan jika semua itu dijumlahkan hasilnya adalah rindu yang menggebu.

23 januari 2009 …

Jakarta memang tak pernah berhenti menawarkan tempat-tempat romantis. Di kota ini malam adalah hiburan glamor yang memberi kesan antik bagi setiap pribadi. Apalagi jika tempat itu menjadi tempat perdana dan datang bersama tercinta kita. Dan hidup akan selalu menjadi penuh warna, menunggu hari esok untuk mengalami keajaiban – keajaiban apa lagi bagi sepasang kekasih dihari jadi mereka yang ketiga.

Dibawah temaram Jakarta. Kembali, pasangan baru menyulam rasa rindu semalam dengan pertemuan yang mengesankan lagi. Pasangan ini larut dalam keromantisan malam di pusat Kota Jakarta dengan hiasan lampu ibukota yang gemerlap dan menawarkan kemewahan metropolitan. Sungguh menyenangkan malam itu. Aku duduk bersila dihadapan pria yang kini kekasih rahasiaku. Ia merangkulkan tangannya kepundakku seraya memelukku hangat dan aku membalasnya dengan menyandarkan tubuhku, wajahnya menyentuh rambutku yang ikal tertiup angin menyapu pandangan matanya yang kemudian ia sibakkan sambil membelaiku lembut, merapatkan kembali tubuhku kepelukannya yang penuh perlindungan dan membiarkanku manja, ia pun mengecup keningku. Dan kau tau? Disudut hatiku ada teriakan kebahagiaan bahwa ada kembali pria yang sungguh-sungguh mengecupku penuh kasih. I love you beib…

Kau tau?? Malam itu di LCD ponsel miliknya nama “My Girl” memanggilnya berkali-kali. Cemburu menjalar hatiku. Rasa yang sama juga menusuk jantungnya kala ia melihat foto mesra aku bersama pacar legalku dengan pose yang membuat dia dengan sakit mengatakan, “He is The Lucky Man!”

Beberapa menit setelah itu. Aku pun mengecup pipinya, penuh sayang. Sama seperti foto itu. Aku tidak ingin membuatnya rendah diri. Dan kulakukan itu penuh kesadaran dan sayang. Yah,, sayang. Kukatakan ini dari hatiku yang penuh kerinduan kala aku mengetik kalimat ini.

Jarum jam membentuk sudut 90 derajat. Tandanya kami harus bergegas pulang. Untungnya kami masih bisa menyewa Trans-J untuk mengantar kami pulang. Melewati Halte Gambir-Senen- Rumah Sakit Islam dan kami pun berhenti di Halte Cempaka Tengah. Dari sana kami harus berpisah sekalipun berat rasanya. Tapi..ya itulah seharusnya! Metromini 07 dan Mayasari 17. Bis terakhir di jumat malam kami kencan.

Dan sejak malam itu benih-benih cinta di lahan yang bernama hati mulai menjadi tunas-tunas muda yang hijau dan segar. I love you beib,, I love you so much!!

24 januari 2009 …

Seorang teman pria menyentak otakku akan semua yang tengah kurasakan. Jujur aku goyah akan keyakinan semula cinta yang ia persembahkan untukku. Semua orang tahu ia pintar dan mereka mengenal priaku sebagai sosok pria dewasa yang penuh kewibawaan dan pastinya setia. Tak mungkin dengan sesangat-sangatnya kalau ia merespon serius caraku yang mulai menggodanya dan berusaha merebut dia dari pacarnya. Kukatakan sekali lagi aku dekat dengan semua pria di organisasi gereja ini tapi tidak pernah dengan dia. Dan sejak Anyer itu kami mulai dekat. Temanku bilang aku yang memulai semuanya untuk merusak semua hubungan kami. Dari hati yang paling dalam tak terbesit segaris coretan halus pinsil pun aku ingin merusak apa yang telah menjadi kebahagiaan milik dia dan pacarnya serta aku dan pacarku. Aku tak pernah meminta hati ini untuk penasaran, bahagia, dan akhirnya jatuh cinta!! Kalau memang aku diizinkan untuk meminta kepada siapa aku jatuh cinta, aku lebih memilih untuk jatuh cinta kepada pacarku lagi bukan dengan pacar gadis lain!! Dan perlu kutegaskan bahwa aku bukan gadis penggoda yang ingin memiliki apa yang seharusnya bukan milikku. Aku hanya seorang gadis yang kini tengah merasakan bunga-bunga cinta karena habis mengalami musim kemarau untuk sekian lama. Aku pun tak pernah menunjuk pria ini, hatiku yang mengarahkannya. Dan perlu kutegaskan sekali lagi kalau aku pernah menekan hati ini untuk sepakat dengan penilaiannya bahwa hatiku salah ( sekalipun aku selalu mengelabuinya kalau aku tak jatuh cinta padanya). Siapa yang pantas dipersalahkan? Hatiku?! Apa yang pantas dipersalahkan? Jatuh cinta?! Logika kita berbeda, kawan! Aku tak sendirian berlabuh dilautan asmara cinta terlarang yang menurut mayoritas manusia di muka bumi ini salah jika dipertahankan. Aku bersamanya. Pria yang menurutmu kugoda. Dia juga mencintaiku. Bahkan dia rela melepas pacarnya demi aku. Dia mengatakan itu tulus dari dasar hatinya. Tak pernah ia rasakan cinta yang seperti ini setiap kali ia menjalin kasih dengan pacarnya yang dulu dan sekarang. Ia merasa nyaman dekat denganku. Ia merasa bahagia bersamaku. Ia jatuh cinta pada hatiku! Ia bahkan selalu mengatakan seribu kali I love you beib padaku tanpa rasa mendua dan dengan rasa rindu pastinya! Dan yang paling penting harus kau tau dan kalian semua. Dia kecewa ketika aku mengatakan bahwa aku goyang dengan pernyataan temanku bahwa ia sekedar menganggapku teman dan iseng. Dia kecewa karena aku tak mempercayainya. Dia takut untuk aku tinggalkan dan harus kehilangan aku. Perlu bukti apa lagi sobat?? Sampai sejauh ini kami saling mencintai. Kami serahkan hubungan kami pada Sang Kasih yang memasangkan tulang rusuk manusia. Supaya kita semua sadar bahwa mulanya dari hati, sekalipun kita tak pernah mengundangnya untuk masuk.

Kami membahas masalah ini di saluran telpon milik pengusaha swasta. Malam itu ia sedang bermalam di rumah temannya karena mereka harus melayani sebuah gereja di Bandung esok pagi. Dan kau tau? Malam itu ia menangis. Untuk keduakalinya dia menangis untukku. Asisten pelatih PSM yang bijak dan anak rantau yang tegar… maafin aku beib!!! I will believe you, karna aku tau bagaimana rasanya ga dipercaya sama orang yang kita sayang. Aku percaya sama kamu.

25 januari 2009 …

Bandung – Jakarta. Jarak ribuan kilometer yang memisahkan kami diakhir pekan. Kesepakatan kami kuturuti untuk tidak menghubunginya sebelum ia menghubungiku. Resiko pacaran gerilya! Tengah hari aku mengirimkan pesan “ehm…” ke CDMA nya. Tak berbalas. Sorenya kukirim pesan lagi. Tak berbalas. Entah kenapa aku tenang dan sabar serta ikhlas menjalani perang ini. Perang rindu dihatiku, serta pikiran yang membayangkan dia bersanding mesra dengan pacarnya di perjalanan mereka dengan tim paduan suara yang mengakui legalitas hubungan Zed dan Boci-boci. Kami sepakat untuk menyingkirkan jeles karena kami tak berhak untuk itu. Yahh..ternyata sulit!! And you know beib?? I enjoy it!!

Malam sekitar pukul 10 dia menghubungiku. Tidak tepat memang karena aku sedang on line dengan pacarku. Bertengkar! Sejam kemudian kami on line. Sedikit bercerita tentang masalah aku dan pacarku. Dan dia juga bercerita tentang akhir pekannya, yang ternyata tidak dia nikmati karena aku. Oughhh….leganya!!!!! Sephia mana yang tak melayang ketika pasangannya justru memikirkannya dan merindukannya pula saat bersama dengan pacar sah dan dikelilingi teman-teman yang dengan serius mendukung bahkan mendoakan mereka berdua. Thank you beib, even I know I made a big mistake. Merebut 70% hati kamu dari pacar boci-bocimu. It is a wonderful nite for me!!

26 januari 2009 …

Trial and error. Rencana kami untuk berenang di kolam renang Apartemen Sudirman Park ternyata tak semulus yang kuduga. Permainan kata terlempar dari lidahku untuk meyakinkan si lelaki berseragam bahwa ada keluarga yang kutunggu pemilik bangunan mentereng ini. Untungnya status mahasiswiku yang berlokasi di depan lux property ini, bisa sebagai id card untuk aku dan priaku bermain di air biru yang bening. Dan Zed mengangguk mantap atas negosiasi ini. Kami pun bermain air!

Aku sangat tak pandai berenang. Kalah jauh dengannya si petualang air. Dia pun dengan sabar mengajariku yang kaku ini. Untunglah dengan cinta dan logika. Kalau tidak mungkin dia sudah bermain iseng di kolam renang dengan kostum setengah seksi! Impressed!

Bersambung ke perjalanan pulang.

Kami menuju Dukuh Atas untuk makan malam. Sayangnya tutup! Lupa! Kalau sekarang adalah tanggal merah. Kami pun melanjutkan langkah ke Halte Busway Dukuh Atas. Di tempat biasa kami turun dan rencana akan makan malam di Cempaka Mas, sayangnya tak ada penjual nasi goreng. Kami pun kebingungan mencari makan. Daaannnnnnn……statement dadakan kembali mencuat dari bibir kekasihku kalau ia akan menginap di rumah temannya di Tg. Priok karena ingin mengantarku sampai rumah. Fiuuhh…berkali-kali dihubungi tak diangkat Akhirnya ide untuk menginap di rumahku pun muncul. Dicoba lagi untuk menghubungi calon dokter Steve ponselnya tidak aktif. Kami makan di Kampung Kurus, Semper. Kekasihku menyantap nasi goreng dan aku ketoprak sambil membicarakan script untuk dia menginap di rumahku. Kenapa harus menginap? Karena sudah tak ada angkutan umum jam 11 malam. Selesai makan kami berjalan kaki menuju warnet Genius, start to shooting! Aku pun pulang lebih awal. Berakting didepan mamiku. Bukan hanya dia pacarku dan ingin menghabiskan malam bersama. Tapi aku tak tega ia harus berkeliaran di malam ibukota yang tak bersahabat sekalipun ia lelaki namun keselamatan tak ada yang berani menjamin. Thanks…my famz welcome to him. Dan malam itu malam canda bagi kami. Sampai subuh kami berdua bercanda dan sekilas bibir kami bersentuhan. Namun belum berciuman! Puas?? Ya.

27 januari 2009 …

Hujan kembali menyiram bumi. Imlek usai sudah namun hujan masih tetap ingin berseluncur dari awan ke bumi.  Di selasa pagi pukul 08.30 saat dateline internship reportku harus sampai ke meja asisten dosen jam 10.00 aku masih di rumah menanti gumpalan air itu menunjukkan kehebatannya berseluncur dari langit yang hitam ke tanah berpenghuni. Aku sibuk memencet sejumlah nomor ponsel beberapa sahabatku untuk meminta bantuan, untunglah dewi fortuna menaungiku, dateline sampai jam 12 siang. Fiiuuuhhhh…..thanks God, I love YOU so much!!

Di metromini 07 trayek Semper – Senen aku dan dia duduk bersama. Masih ingat kan kalau semalam dia menginap di rumahku? Dan pagi ini kami berangkat bersama. Ke kampusku pastinya. Ia dengan setia menemani dan menunggukku di depan kampus. Kukenalkan dia pada Foza sahabatku, tentunya sebagai sepupu karena Foza mengenal pacarku dan Foza bukan tipe pemain seperti aku, hanya penggoda. Hati serta perangai yang mulia memang menunjukkan bahwa dia adalah seorang putri Bapak Gembala. Kepintaran dan kecharmingannya membuat semua pria tertarik termasuk Rajawali dan Vokalis Tampan berdarah Batak. Oia..dia juga mengenal pacarku dengan sangat baik dari cerita-ceritaku yang begitu mengagumi pacarku sampai di ulang tahun Foza aku mengenalkan mereka.

Berpaling dari kampus area menuju 21 Planet Hollywood bilangan Pancoran. Menuju Karet adalah perjalanan awal kami, lalu melangkah seragam dengan sepasang kaki kami menuju Plaza Semanggi. Mau ngapain? Beli Kusuka rasa Barbeque, Coca Cola, dan Zestea Lemon. Sekedar itu. Kami pun melanjutkan langkah kami masih dengan sepasang kaki ini menuju Planet Hollywood yang tak jauh dari Plaza Semanggi, pastinya dengan sukacita yang luar biasa, karena kami? Tengah Jatuh Cinta! Dan kebersamaan dalam kesederhanaan ini sangat kunikmati bersama genggaman tangan kanan pacarku dan rangkulan tangan kirinya di bahuku. Betapa bahagianya kami hari ini. Dan tak terasa Planet Hollywood pun kupijak untuk pertama kalinya.

It’s his area. And we had to keep behave. No hold tight during choosing a film and finally “Pintu Terlarang” choosed. Tau ga? Tadinya dia mau nonton Hantu Jamu Gendong!! Karena aku bersih keras ga mau nonton film itu dan untungnya option filmnya ada 4, so kita nonton acting pasangan ideal Fachri Akbar dan Marsya Timothi. Dan yang lebih penting untuk gw tau hari itu adalah dia pilih film dengan durasi terlama!. And I was so happy!! Pastinya dia pingin banged nikmatin duduk bersanding di ruangan gelap dan sedikit penonton, so am I. Kita nikmatin banget moment ini. Ga akan pernah lupa! Apalagi filmnya menurut gw alurnya keren ngajak kita untuk berpikir (sesekali penonton khususnya Indonesia memang harus diajak untuk berpikir sekalipun itu hiburan). And you know? Mahasiswa tingkat 4 majoring medicine of faculty ini ga paham sama jalan ceritanya. Untunglah dia punya kekasih yang memang cenderung menekuni dunia pertelevisian dan kawan-kawannya, jadi bisa lah jelasin! Pake persepsi gw pastinya! Dan ga sia-sia kan tiket 15.000 nya? Paling ga kita ngerti and enjoy the film. Sekalipun di middle scene kita sempet skip beberapa detik menikmati adegan ciuman yang kita aktingin sendiri. For me he is not expert and it’s the first time he kisses. So, you have to study more beib… I’ll teach you how to move your lips perfectly! And for us it was a first time we kiss. Impressed!

Bicara soal ga sia-sia beli tiket 15.000 jadi pertanyaan dilema buat kita. Kita noonton keduakalinya hari itu. Secara cerita kita emang rugi banget, ga ngerti sama sekali tuh film certain tentang apa! Tapi secara suasana kita untung banget karna durasi yang makan waktu dua jam-an ini kita pake tigaperempat-nya untuk bereksplorasi anatomi. Agak dewasa dikit untuk paragraph yang ini..tapi yaaahhh..untuk anak muda zaman 2000an mah ini bukan hal baru! So, permit me to write the private scene in theatre…

Film kedua hari ini. Di adegan entah dimenit berapa yang pasti aku dan dia ga bakal inget yang mana! Dia menyelipkan ciki “barbeque” di bibirnya dan memberikan padaku, aku menyambutnya dan mengarahkan bibirku pada ciki kami yang kemudian kami lumat dengan gairah 5% yang kemudian naik-naik-dan naik sampai akhirnya kami berciuman. Bersandar pada kursi tinggi 21 kami menikmati ciuman kedua kami dengan hangat. Aku mengarahkan tubuhku padanya, mendominasi bibirnya yang kalah bermain dengan bibirku. Kukulum bibirnya tanpa perlawanan mencoba menjadi lebih agresif lagi untuk memancingnya sampai akkhirnya dia menyerah, dan melepaskan bibirku! Ougghh…ternyata dia tidak menyerah! Untuk keduakalinya dia menggunakan trik yang sama. Berciuman! Kali ini kami mulai memainkan lidah kami dan aku mulai berani untuk menggigit bibirnya lembut. Dia berusaha untuk menyamakan levelnya denganku. And I love it! Semakin dia bermain aku semakin memancingnya untuk pintar memainkan lidah. Kami pun semakin merapat dan enggan untuk melepaskan. Mata kami terpejam menikmati setiap detik ciuman pertama ini. Semakin merapat lagi sampai tak ada secentipun jarak ditubuh kami. Hangat tubuhnya, lembut bibirnya, dan permainan lidahnya yang santai membuatku gemas untuk tidak berhenti mengeksplor setiap ruas bibirnya yang kini mulai basah dan memerah. Sedikit mendesah. Kami pun mulai melupakan Redcliff! Hampir setengah menit durasi kami mainkan dan tidak membuat kami ingin berhenti. Dan lebih pintar dari yang kuduga!! Jemarinya yang lembut, lentik membuat libidoku meningkat. Dengan pintar jemarinya melingkar didadaku dan membuatku hampir terhanyut. Aku pun menggeliat ke tubuhnya. Lebih agresif lagi. Adegan kami mulai memanas. Dia bahkan mulai menyerah. Sesekali melepaskan bibirnya namun dengan lembut tak kubiarkan bibirnya berlalu dari bibirku, kami pun berciuman lagi. Dia lepaskan lagi, kurebut lagi. Lepaskan lagi, kurebut lagi. Dan kamipun berciuman dengan hangat, sangat hangat. Sampai akhirnya kami benar-benar lelah.

Ini adalah ciuman pertamanya. Dan bangganya dia langsung berhadapan dengan seorang yang ahli dalam berciuman. Lips or French Kiss? Dan syukurnya, aku adalah kekasihnya! Sehingga ia berani untuk mematahkan prinsipnya bahwa ia tak akan pernah sembarangan memberikan bibirnya pada gadis manapun kecuali memang tulang rusuknya. Dan untuk aku dengan keyakinan luar biasa dan ucapan syukurku aku dipersembahkan kepercayaan ini. Tanpa setting dan harapan muluk-muluk, semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk kami. Karena?? Kalian masih sadarkan atas status kami di tanggal 27 Februari 2009 ini?? Dan tanpa kami sadari bahwa hari ini adalah genap usia pacaran kami 1 minggu. Kutulis statement terakhir ini setelah kami baru menyadarinya di hari ke 13 jadian kami.Padahal kami baru mau merayakan satu mingguan esok hari. Kami pun tertawa heran. Yagh..itulah kami semua mengalir begitu saja. And let it flow!!!!!

Selesai nonton. Kami meninggalkan Planet Hollywood. Dia pun menunjukkan bibirnya yang menjadi bengkak dan merah karena kugigit tadi. OMG!!!!!!! Itu pengalamanku beberapa tahun lalu kala aku berciuman pertama dengan pacarku yang sekarang. Aku pun minta maaf, merasa sangat bersalah. But, he enjoy dan bahkan mengagumiku! Untungnya aku adalah kekasihnya yang harus dia eksplor pengetahuan ku akan bumbu penyedap para pasangan-pasangan muda. Fiuuuhhh…. cerita ini tak habis-habisnya kami bahas sampai rabu malam.

28 januari 2009 …

Jumat, 13 Februari 2009 pukul 05.57 PM aku duduk berhadapan dengan quantel merahku, jariku mulai melompat-lompat di atas tuts-tuts keyboard netbook. Entah apa yang kan kutulis tapi yang pasti aku ingin menuangkan semua pikiranku, gundah gulanaku, dan dilemaku atas semua perasaan yang menimpa aku, dia, dan pacarku. Rupanya aku mulai mengalami dilemma berat atas perasaanku. Dan ini membuatnya sakit. Sinyal kuat dijantungnya membuat nyeri dan lemas sampai ia harus meneteskan air mata karena cintaku yang belum sepenuhnya menjadi milikinya, padahal ia telah rela melepaskan status resmi dengan wanitanya beberapa hari lalu. Ya Tuhan aku pun bingung siapa sesungguhnya yang ada dihatiku?? Dia atau pacarku?? Aku begitu menyayangi mereka berdua. Mereka pun begitu menyayangiku, 100%! Sedangkan aku?? Aku bingung Tuhan..aku bingung..

Aku tau Tuhan aku telah berani menyulut bara. Dan semua perasaan awal ini kusampul dengan logika. Sekarang di hampir 1 bulan hubungan kami, aku harus merasakan semua yang ditakuti banyak orang tempo hari. Aku terlalu menggunakan logikaku sampai aku menyerahkan semuanya pada waktu untuk menjawab siapa yang sesungguhnya pantas Kau pasangkan untukku. Tapi kini aku harus berpacu dengan waktu karena aku harus mengakhiri hubunganku dengan pacarku karena dia telah berani dengan yakin membela hatinya yang kini dipenuhi oleh hatiku, wajahku, cintaku….Tuhan…aku bingung. Aku pun mencintainya sama seperti dia mencintaiku. Tapi aku tidak siap untuk melukai hati pacarku untuk memutuskannya. Dan membuatnya memutuskan aku akan sangat menyakitkan dia jika aku harus melukainya lebih dulu untuk memutuskan hubungan denganku. Akan ada waktu terbaik untuk kami saling melepaskan, namun jika Ia memang bukan jodohku.. Tuhan bagaimana? Bantu aku.. Aku menyayanginya.

Betapa egoisnya seorang wanita jika ia menginginkan dua pria yang sangat mencintainya. Dan wanita itu adalah aku. Diusia 22 tahunku aku mengalami problematic cinta yang awalnya kupikir bisa kuhadapi karena aku harus menghadapi keduanya dengan cara yang berbeda, full cinta dan logika yang diikuti dengan cinta. Namun belakangan aku sepertinya bergumul sendiri dengan tuntutan-tuntutan fakta yang kini jelas tak boleh kuelak panahnya. Bermain dengan dua keseriusan hati memang sangat berbahaya. Dan aku telah masuk ke dalam permainan ini yang ternyata membuatku bingung padahal aku baru saja bermain! Pikiranku berputar, hatiku mendua, dua nama menjadi option yang sulit bagiku. Tuhan apakah salah satu dari mereka benar jodohku? Atau mereka hanya kaum Adam yang sengaja Kau kirim untuk mengujiku beberapa waktu ini sedangkan dibelahan dunia sanapun Engkau juga tengah menguji Hawa-Hawa mereka? Lalu apa yang harus kulalukakan sekarang Bapa?? Hanya berdoa…menulis..berdoa..meminta pencerahan dan kepastian. Tidak hanya kepadaku yang dengan permohonan amat sangat memintaMU mencerahiku, tapi juga kepada dua priaku yang mencintaiku sangat. Kumohon ini dengan doa ya Tuhan…karena Kaulah Sang Kasih, yang memasangkan tulang rusuk Adam. I am hanging my true couple in YOU! Hope so!

14 februari 2009

Do re do mi do fa do sol do la do si do do!!! Seperti itulah cintaku. Bagai not yang dikumandangkan penyanyi-penyanyi paduan suara. Tetap setia dengan do sebagai dasar di hatiku untuk mencintai pacarku namun terus berpindah nada dan memainkan nada semakin tinggi layaknya aku mencintai dia. Terkadang aku bahkan goyah untuk menadakan do sama halnya ketika aku mencintai pacarku yang mulai tak setia. Seharusnya aku konstan mengalunkan setiap not tangga nada dan seperti itu pula aku harus setia dengan pacarku. Aku memang bukan penyanyi. Aku pun bukan gadis setia. Aku ingin mencari pria terbaik. Tapi aku tidak mencoba untuk bernyanyi dengan baik. Aku memainkan setiap not yang naik dan turun sama seperti aku memilih pria-pria itu. Tapi bukan ingin membuat mereka sakit hati juga tak pernah terpikir untuk merusak harmoni tangga nada yang dimuliakan oleh para composer dan pelantur syair dengan dinamika, mayor, minor yang mereka sembah dalam rangkaian partitur bertahtakan bar-bar notasi dan permata. Entahlah cinta seharusnya harmoni sama halnya dengan lagu. Tapi aku belum mampu untuk menyelaraskan keduanya dalam hidupku. Talentaku mungkin bukan didunia ini, didunia tarik suara. Tapi apakah aku tidak dianugrahi kisah cinta yang harmoni?? Yaghh…aku sebenarnya mengerti tapi aku tak mau peduli. Kalau sekiranya aku mau mendengar hati kecilku dan menurutinya mungkin tidak akan terciprat percikan api asmara. Namun sekarang bukan saatnya untuk menyesal, tidak mungkin pula untuk mundur. Aku hanya menunggu aku ini akan menjadi milik siapa. Dia atau priaku?? Yang kucintai dan telah mengukir nada-nada cinta dihatiku. I love both of you…even I have to have one of you. Give up to Father in heaven for my soul mate… Happy Valentine!

15 February 2009

Aku merindukan keduanya. Merindukan pacarku yang tak kunjung mengabari. Merindukan dia yang asik dengan tim paduan suaranya. Hatiku tengah bergulat dengan perasaan yang mulai menjerumuskanku kepada kesepian. Tapi aku harus menguatkan hatiku untuk tidak menghubungi pacarku karena aku menunggunya untuk meyakinkan apakah dia rindu padaku. Dan aku pun harus menunggu dia yang tak boleh diganggu karena kami pacar rahasia dan belum siap untuk dilaunching. Sunday in Waiting!!! Solve it strong beib.. there is a time you must fill this moment to make you realize that you just a human!

Nite.

02120012009         : “Beib…”

02120090120         : “Ia sayang”

On line. At private room. Durasi 3 jam. Topik “tentang aku dan kamu”.

Pingiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn………………………………..!!!!!!!

Disini aku bersandar pada spring bed biru bercerita mesra pada kekasihku diujung sana. Di ujung telpon itu ia duduk di depan computer sambil melihat foto-foto kami. Berbahasakan cinta yang mengantarkan kami pada sebuah angan-angan indah di masa depan. Dengan sejuta harapan bahwa akan ada kebahagiaan-kebahagiaan sejati yang menjadi milik kami dibeberapa tahun mendatang. Dan kesadaran penuh akan sebuah perjuangan hebat yang harus kami lewati saat masa muda kami. Menunggu. Dia harus menyelesaikan studinya , berkelana mengumpulkan pundi-pundi rupiah demi sebuah pesta dan profesi untuk membawa aku ke masa depan yang cerah bersamanya dan keluarga besar kami. Dan aku pun belajar setia dengan perasaanku dan padanya. Menggantungkan cinta dan harapan kami pada Sang Kasih yang memberkati hubungan kami, kesetiaan kami, dan hati yang rindu untuk bertemu. Kami tidak memaksa Tuhan untuk merestui cinta kami yang rahasia ini. Kami juga tidak ingin saling menuntut bahwa kami harus saling memiliki. Dia hanya berharap aku yang dia cintai akan menjadi pendamping hidupnya. Dan aku pun berharap dia yang kucintai akan menjadi pasangan hidupku. Waktu akan menjawab dimana hati ini akan berlabuh. Kami serahkan  semuanya kedalam tangan Sang Kasih yang menuliskan jodoh ciptaanNya yang paling mulia. Dan yang terbaik akan kupersembahkan untuknya.

Satu cerita unik tentang Spyderman, Wonder Woman, dan Dokter Cina.

I am hanging my phone cell. Wait… and wait. He is talking with his brother. Laughing, storytelling, and saying “miss you bro!!”. What a gorgeous brother! Make me jealous! Haha…..

Spyderman-Wonder Woman.

Dua superhero cyber. Menggila di dunia maya dengan multilingual (batak-medan-betawi-inggris-jerman). Medan-Jakarta. Hot spot area-WarNet. Free-Rp. 14.000. YM.Friendster. Yahoo Mail.

Jadi ada seorang superhero bernama Spyderman. Hobinya on line di dunia maya. Mengeruk sebanyak-banyaknya harta dan property yang ditawarkan media on line ini untuk kekayaan ilmu dan kepuasan jiwa. Multi talent. Bisa nyanyi, pinter main musik, high tech, fasih berbahasa jerman dan akan menjadi warga Negara bekas jajahan Hitler itu, hard filling, dan jago ketawa!!!! Intermezzo aja adik dari kekasihku ini akan sidang skripsi 28 Februari 2009.

Sebelum semuanya bersemi dan berbunga-bunga cinta. Kita udah sering banget on line.

On line pertama : Ingatan yang sangat kuat! Waktunya dihari aku datang ke INDOSIAR untuk ngajuin surat magang. Pulang dari situ ga langsung ke rumah. Dan moment nakal ini yang dimanfaatin buat on line sama Spyderman. Dia di kampus brother tersayangnya itu berhotspot ria. Dan aku di warnet dengan kebulan asep rokok plus teriakan para bujangan yang seru main game. Ckckck…. Yang pasti kita ketawa-ketawa! Daaaaannnnn….gada habisnya mekel…..padahal kita baru sekali ketemu lho. Yahh…betapa rahasianya semua alur hubungan ini! (“???!!!!!”)

Terus-terusan on line. Dan sari-sari dari chatting kita ya nyelametin bumi dari bahaya, ceng-cengan-narsis-cerita kuliah-ehm…dia sempet curhat, dan terakhir ngeledekin dokter cina yang ternyata sekarang si dokter adalah kekasih jiwaku. Haha..serunya kalo si Spyderman Medan ini lagi dipanas-panasin soal kemesraan Wonder Woman dan Dokter Cina. Dia pikir kemesraan itu bohong, just petasan-petasan untuk bikin dia kaget dan panas karena dia jomblo. Dan ternyata geregetan juga dia sama kebenaran cinta dua mavia cinta ini. Dan terjawablah sebuah pengakuan nyata dari sang brother tersayang bahwa cinta yang kuumbar kemarin adalah bunga-bunga hati yang sedang merebak dan sangkin pesonanya bunga-bunga itu sampailah ke Medan. Luar biasa kan cinta kami?!

19 februari 2009

Saluuuuuuuuutttt!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Kamis. Di bilangan Senayan, sebuah event pameran perguruan tinggi digelar tepat di Istora Senayan. Dua gadis dengan senyum yang tak lepas mengumbar pesona dari inner beauty keduanya ketika menatap para mahasiswa yang menawarkan brosur-brosur mereka. Dan dua pria itu adalah mahasiswa dari Swedia College dan murid pria dari Lembaga Bahasa Wall Street. Hal yang sangat menarik dari kegiatan kami hari ini adalah mengumpulkan brosur-brosur kreatif dengan design keren yang memikat mata untuk mendatangi stannya berharap ditawari brosur cantik itu daaaannn… mengincar goodybag cantik! Absolutely we get it!! Untuk itu kan mereka bikin stan?? Dan kau tau kawan?? Mereka masih menawarkan kami sekolah dengan strata Sarjana. Apakah wajah-wajah kami masih cukup muda untuk kelas 3 SMA?? So sweet……  Tapii…dengan senyum mempesona dan tatapan flirty ini, kami bertanya, ”untuk program S2?” Mereka menyerah dan beberapa dari mereka menjawab ada, namun sayangnya bukan jurusan para eksak yang kami minati. Kami adalak kaum para sosialis yang mengeksplor diri dengan kreatifitas dan teori ilmu yang flexible, bukan para ilmuan, bisnisman, atau programmer. Yaghh…uuntuk sekedar design, edit mengedit boleh lah..apalagi untuk membelanjakan uang para bisnisman! Serahkan pada kami untuk yang satu itu!! Layaknya goodybag souvenir para peserta pameran  yang kami jinjing seperti itu pula kami akan menjinjing hasil buruan shopping dari uang para bisnisman. Apalagi kami para wanita yang sebentar lagi akan menyandang gelar nyonya. Pasti akan kami nikmati masa-masa kegadisan ini dengan menggila bersama untuk cerita nostalgia di masa dewasa ketika istana kami mulai diramaikan dengan teriakan-teriakan, “Mama….bando aku mana???” atau “Mama…pipiiiiisss!!!”

Setelah mengelilingi stan-stan itu kami duduk di bangku yang penduduknya mayoritas adalah anak SMA. Bukan salah event! Foza aku ajak untuk menemaniku menonton si abang memamerkan tim paduan suara mereka yang mengundang tepuk tangan meriah dari para penonton. Senandung lagu rakyat mereka nyanyikan merdu dengan sentuhan baju adat dan tarian daerah yang menyita perhatian penonton untuk menatap mereka sambil berdecak kagum seraya bersenandung kecil sambil ikut berjoget. Bahkan banyak orang yang merekam aksi mereka. Dan kau tau???? Conductor itu pacar aku lho!!!! Betapa kerennya dia saat memimpin teman-temannya bernyanyi. Aku bangga!! Bangga sekali!! Rasanya aku ingin memeluk tubuhnya yang memancarkan inner handsome saat bergoyang dan menggerakkan tangan memandu tim paduan suara Universitas Kristen itu. Abaaaaannnggg!!!!!! I love youuuuu….!!! You make me proud and will hold you tight at that time! But, surely CAN NOT!! Haha…. Yang salut dari abang, dia udah berani  show off hubungan kami meskipun ga terang-terangan bilang kalo aku pacarnya sekarang. Akh tunggu nanti malam telpon dari abang apa kata temen-temennya tadi. Ada berita ga ya????? Kuketik diary ini jam 17.08.

Jangan sidang kami atas hati yang bersalah ini karna telah saling mencintai di bawah telapak tangan. Kami pun ingin mencoba untuk mengerti dunia tentang pendapat yang mereka lemparkan tepat di wajah kami ketika sinyal-sinyal cinta kami menguat di area terlarang yang mereka sebut hati yang telah bertuan.

About Me

Seorang gadis meletakkan cangkirnya. Matanya tetap lurus mengamati setiap huruf yang ia sampaikan ke otak untuk dimengerti. Dia sedang membaca sesuatu. Sejam kemudian ia masih berkutat dengan bacaannya tanpa beranjak sedikit pun. Sekali lagi ia menyeruput tehnya yang sudah tak panas lagi. Sambil menikmati cemilan pisang coklat ia tetap konsentrasi pada bacaannya. Wajahnya sangat serius. Rambutnya yang ikal dan terurai ia biarkan tertiup semilirnya angin. Sejam. Dua jam. Dan sampai hitungan keempat jam, ia masih bertatapan dengan lembaran kertas yang mencuri perhatiannya. Dia memang sedang tak ingin diganggu. Kamarnya pun dikunci. Musik dari winamp komputernya yang biasa bervolume tinggi tidak diputar siang ini. Dia begitu ingin menyendiri dengan lembaran bacaannya itu. Sesekali ia membalik setiap lembar yang telah habis dibacanya. Sepertinya memorinya belum juga penuh untuk diisi ratusan kata yang terekam oleh sepasang matanya yang masih sehat. Air mukanya berubah-ubah kala alur dalam cerita yang ia baca menciptakan suasana. Ia bahkan tidak melirik sekalipun ketika teriakan anak-anak kecil mulai terdengar dari jalan depan rumahnya. Ketika deru motor membisingkan telinga ia tak terganggu sedikit pun. Pasti sangat hebat penulis buku itu sampai bisa menyita seluruh perhatian pembacanya. Layaknya anak autis begitulah pembaca yang satu ini. Hanyut dalam dunianya sendiri. Lembar berganti dari halaman tiga, empat, lima, tigabelas, dua puluh, dua lima, … seratus empat enam, dua ratus satu, sampai akhirnya.. the end. Ia pun menarik nafas panjang menutup bukunya. Menghabiskan pisang coklat dan teh manisnya yang sudah dingin. Lalu mengambil ponselnya dan mengetik satu kata: Beib…

Tak sampai satu menit gadis dan beibnya on line hingga beberapa jam.

Gadis itu sangat hobi membaca, menulis, smsan, dan on line. Buat dia 24 jam waktu yang cukup untuk sekedar tidur-bangun lalu mandi, setelah itu duduk di depan laptop menghabiskan waktu menuang semua isi otak dalam bentuk tulisan dengan gaya bahasa beranekaragam yang semuanya dikemas dalam bentuk cerita untuk ia bukukan (as her dream), merasa bosan beralih ke tumpukan novel yang antri untuk dibaca (belum lagi Koran hari ini), otak merasa penat dan mata lelah, rebahan sebentar kemudian turun untuk menikmati sarapan sekaligus makan siang dan kembali duduk di singgasana meja belajar di ruang computer, sambil mengumpulkan semua inspirasi yang sempat terceraiberai dan mengembalikan si moody, gadis itu mengcompile semua foto-fotonya untuk diupload di games iseng such as frindster n facebook.

Namanya Enshano Panjaitan.

Ambil buku gambarmu dan lukiskan apa yang ada di otak gadis ini! Yagh benar!! Camera, TV, recorder, pen dan notes, PRESS ID, laptop, ponsel, mic, skrip, draft konsep, Koran, novel, all about journalist an broadcaste.

Wanita berdarah batak ini menggantungkan masa depannya pada sebuah cita yang menghantar dia ke rana publik. Melompat dari satu area ke area sebrang untuk mencari berita dan mengecam kenikmatan menjadi seorang wartawan yang akhirnya akan tampil didepan camera dengan penampilan yang intelek dan cantik.

“Saaannnn!!!!!”

“Iaaaaaa…..!!!!” Secepat kilat ia melempar selimutnya dan berlari kebawah. “Hughh…ngebuyarin khayalan gw aja niii!!!”

“Rapihin rumah! Anak gadis bangun jam 10!”

Yaaaa itulah suasana rumah berpenghuni 6 orang tanpa pembantu dan hanya mengandalkan 2 tenaga perempuan, nyonya rumah dan si putri sulung. Fiuuhhh!!!! Servant! Dan kerja rodi ini sangat terasa ketika liburan dimulai. Are you ready to work??? Noooo!!!

Sulung dari empat bersaudara. Cukup bertanggung jawab untuk masalah pekerjaan rumah. Dan cukup pintar untuk akademis. Setidaknya pendidikannya tidak dibawah rata-rata kecuali masa SMA yang menyesatkannya ke lembah permainan tanpa pernah serius menyentuh semua buku paket sekolah kecuali di kelas 3 menjelang UAS/UN. Tapiiii…..masa SMA itu masa yang indah! Pingin SMA lagiiiiiiiiiii…………………!!!!

Prestasi:

Peringkat 3 besar dari kelas 1-3 SD. SD KATHOLIK MARSUDIRINI.

Peringkat 10 besar dari kelas 4SD-3SMP. SMP KHATOLIK MARSUDIRINI.

Urutan ke 216 siswa yang berhasil masuk SMA favorit Jakarta Utara dari 360 siswa.

Peringkat 10 besar dari bawah 1SMA-2SMA.

Berhasil meningkatkan nilai di 3SMA dan LULUS.

Diterima di STIKOM LSPR grade 3.

IP 3.50 semester 1. IP menggrafik turun naik sampe pernah 3.2 dan naik ke 3.6. Dan dikumulatifin sampe semester 6 adalah 3.4. Cumlaude lah.. pinter kan?

AFFILATION:

Magang di salah satu TV swasta.

Ketua Pemuda Gereja & Guru Sekolah Minggu.

Produser Radio Kampus.

Harapan termuluk yang selalu mampir dibenaknya: Bisa nyanyi sambil main gitar. That never tries to learn both of.

Hal ternekad yang sekarang lagi dikerjain: punya pacar 2.

Hal terburuk yang pernah dilakuin: ngerokok, ngeduain pacar.

Hal terbaik yang selalu gw lakuin: semangat jaya ngelakuin apapun yang gw anggap guna buat banyak orang sekalipun mereka ga pernah mau nyadarin itu. Apapun!, pelayanan tanpa pamrih, belajar giat untuk persembahan sarjana buat beloved papi-mamiku, cerita di sekolah minggu untuk adik-adik manisku..

Hal-hal yang bikin gw tampak bodoh didepan banyak orang: nyanyi. Apalagi baca not!, dikelitikin.

Hobi: nulis, foto, baca novel dan opini para tokoh tentang kasus-kasus besar, telepon berjam-jam, smsan, bercanda gila bersama teman, gossip tentang cowo dan hated human, jalan jauh sama sohib sejiwa seminat, seide, dan segatau malu!

Hal-hal bahagia bersama para sahabat: masa SMA (berPRKria bersama teman-teman seperjuangan. SH TEAM n’ Mans, -gEzqw-) , DUREN alias 2.6 keren!!!, (B2Q, Vanes, Chepita, Ernita, Dwi, City, Boris, Josua, Pandu, Dani, all crew…miss you!!! Kapan Jahanam lagi???), SOC4 (Ika..Beni, Fidel, Topan, Anes Gukguk, Pa Japaya “ada apa gerangan dua gadis itu tertawa terus???” ngewarnet bareng ngurusin FS kalo gurunya gada… PASKIBRA 13 (angkatan 15. Where are u now?),  magang di INDOSIAR (TANDEM. Pingin lagiii… Mas Ipoenk, Mas San, Mas Wahyu, Mas Iwan Agung, Mas Farma, Mas Berry..Mbak Windu… kapan aku jadi wartawan seperti kalian???), ketawa-ketiwi di mobil Ega bersama Ega tentunya ya bareng temen-temen PRnya Ega, Foza, dan Diana. Pulang kuliah bareng naik bemo dan trans-J (masih ingatkah kalian sama si Cowo India nan mancung itu?).

Duuduk di teras memangku netbook sambil menuangkan semua ide yang berputar-putar di otakku menunggu giliran mereka berseluncur dari otak ke jemari-jemariku yang tak lentik tak juga gendut kemudian kata-kata itu melompat ke tuts-tuts keyboard dan tampil dengan font dan size yang kudesign menarik. Banggalah mereka bisa tampil di layar ditatap dengan penuh pengharapan oleh teman-temannya si beribu kata lain yang masih mengantri di otak, ingin sama seperti mereka ditatap hangat oleh sepasang mata coklatku.

Menghayalkan abang dan masa depanku bersamanya. Menjadi istri seorang dokter dengan dua pasang anak yang akan menjadi Zed Junior mewariskan marga dan cinta kasih kami. Dan harapan kami, mereka mewarisi semua telenta Papah mereka soal kepribadian, main, smart.

About Him

Minggu ini dia mengenakan kemeja lengan panjang dengan garis vertikal biru dan setelan celana panjang hitam. Berdiri dihadapan kami semua sambil memegang satu partitur lagu paduan suara yang harus bisa kami kuasai untuk September nanti. Wajahnya bulat dan berseni(banyak not menghias diwajahnya yang oriental bukan ciri khas suku kami, Batak!), tubuhnya 1 meter 65 centi, rambutnya keriting dengan jel rambut membuat penampilannya segar.  Fasih memainkan do re mi fa so la si do dengan segala tanda piano, cressendo, permata, do=G, dan semua tingkat kesulitan itu dia ajarkan kepada kami yang buta not sampai akhirnya kami dengan merdunya melantunkan syair-syair lagu dengan nilai tujuh untuk penilaian paduan suara! Terbukti di natal kemarin kami banyak memenuhi undangan natal. Wibawanya, ketegasannya, kepiawaiannya mampu mengikat konsentrasi kami untuk serius berlatih dan kami pun memberikan hormat penuh kepada dia sang pelatih. Sekalipun kami sering merasa takut ketika dia datang ke bangku kami untuk mengetes telinganya tepat di depan mulut kami. Dan ketika suara itu fals ia mengetukkan kerang merahnya 5 cm di depan mata kami. Ketakutan itu muncul lagi ketika dia sudah mulai risih dengan kesalahan yang kami buat untuk kesekian kali dan akhirnya dia menyuruh kami untuk bernyanyi sendiri-sendiri. Dan korban itu selalu berada di barisan alto. Barisan suara yang katanya harus menopang sopran ketika mulai memuncakkan nadanya sampai di 2 oktaf. Dan kami dengan pita suara yang tak sampai di nada do tinggi terpaksa harus menerima hukuman-hukuman sang pelatih hampir setiap minggu.  Dan si trouble maker alto itu adalah AKU!

Tas punggung hitam selalu ia panggul ditubuhnya yang tak jenjang. Jarak Halim-Walang ia tempuh dengan bis untuk sebuah pelayanan. Dan keletihan luar biasa itu ia gantikan dengan porsi besar makanan, bahkan masih cukup untuk nambah! Peluh keringat pasti menetes di keningnya dan membasahi bajunya yang selalu mencolok mata. Anak rantau!! Itulah alasan kenapa dia tak semodis pria seumurannya dan pergaulan di Jakarta. Apalagi gaya kampusnya pun tak mendorongnya untuk berusaha tampil sedap di mata. Alasan terkuat adalah dia anak Pendeta gereja kecil suku batak. Jadi sadar ekonomi. Lepas dari semua itu dia seorang yang bercita-cita dan pejuang keras untuk memetik apa itu yang disebut kesuksesan. Yagh..kami biasa memanggilnya Abang Zed.

<Photo 1>

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: